VIVA – Kebersamaan Hanif Sjahbandi dengan Persija Jakarta akhirnya resmi berakhir pada pertengahan 2026. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat kedua belah pihak sejatinya masih terikat kontrak hingga Juli 2027.
Namun, Persija dan Hanif memilih mengakhiri kerja sama lebih cepat melalui skema mutual termination. Perpisahan ini pun berlangsung dengan penuh rasa saling menghormati setelah empat musim bersama Macan Kemayoran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selama membela Persija, Hanif menjadi salah satu pemain yang selalu mendapat tempat di dalam skuad. Siapa pun pelatih yang datang, pemain kelahiran Bandung, 7 April 1997 itu tetap dipercaya berkat kemampuan serbabisa yang dimilikinya.
Tak hanya bermain sebagai gelandang, Hanif juga beberapa kali dipasang sebagai bek dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.
Pada musim pertamanya bersama Persija di Liga 1 2022/2023, Hanif mencatatkan 28 penampilan dengan sumbangan satu gol dan satu assist. Semusim kemudian, kontribusinya meningkat dengan mencetak tiga gol dan tiga assist dari 26 pertandingan.
Konsistensi pemain berusia 29 tahun tersebut berlanjut pada musim 2024/2025. Kala itu, Hanif tampil dalam 33 pertandingan dan menyumbangkan dua gol bagi Macan Kemayoran.
Sayangnya, musim terakhir Hanif bersama Persija tak berjalan mulus. Cedera lutut yang dialaminya pada akhir putaran pertama Super League 2025/2026 membuatnya harus menepi hingga kompetisi berakhir. Akibatnya, ia hanya mampu tampil dalam 11 pertandingan dengan torehan tiga assist.
Meski masih memiliki kontrak hingga 2027, Persija dan Hanif akhirnya memilih berpisah. Presiden Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil dengan baik dan kedua pihak kini memilih jalan masing-masing.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kami bangga pernah berjalan bersama Hanif, seorang pemain yang selalu menunjukkan komitmen dan dedikasi tinggi dalam setiap perjuangannya. Namun, saat ini kami telah memilih jalan masing-masing. Dengan reputasi positif yang ia miliki, kami percaya Hanif akan terus berkembang dan kembali bersinar di klub barunya,” kata Prapanca.
Ucapan tersebut sekaligus menjadi penjelasan di balik berakhirnya kebersamaan Hanif dan Persija. Meski kontraknya masih tersisa satu tahun lagi, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama lebih awal dan membuka lembaran baru dalam perjalanan karier masing-masing.
Halaman Selanjutnya
Selama empat musim berseragam Macan Kemayoran, Hanif tak hanya meninggalkan catatan statistik, tetapi juga dikenal sebagai pemain dengan disiplin tinggi, etos kerja luar biasa, dan mentalitas pejuang yang selalu memberikan segalanya untuk Persija.

4 hours ago
2














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)