Belum Sebulan Dibentuk, Satgas Haji 2026 Sudah Bongkar Puluhan Kasus!

2 hours ago 1

Kamis, 30 April 2026 - 22:00 WIB

Jakarta, VIVA – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah Ilegal yang baru dibentuk langsung tancap gas. Meski belum genap sebulan sejak dibentuk pada 14 April 2026, Satgas Haji 2026 sudah menunjukkan hasil nyata dalam membongkar praktik kejahatan yang menyasar calon jemaah.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo, menegaskan Satgas Haji tahun ini bergerak dengan pendekatan terpadu, mulai dari pencegahan hingga penindakan tegas terhadap pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Satgas Haji tahun ini fokus pada pencegahan sekaligus penegakan hukum secara tegas dan profesional, khususnya terhadap pelaku yang berulang kali melakukan penipuan,” tegas Wakapolri di lobi Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 30 April 2026.

Langkah cepat ini dilakukan melalui sinergi antara Polri dan Kementerian Haji dan Umrah. Keduanya telah melakukan pertukaran data hingga pemetaan pelaku yang diduga terlibat dalam praktik haji ilegal.

Hasilnya cukup mencengangkan. Dari pemetaan tersebut, ditemukan adanya pelaku yang menjalankan modus berulang, bahkan melakukan penipuan hingga puluhan kali.

Tak hanya di dalam negeri, pengawasan juga diperluas hingga ke luar negeri. Polri akan berkolaborasi dengan pihak terkait di Arab Saudi untuk memperkuat perlindungan bagi warga negara Indonesia, termasuk yang tersandung kasus hukum.

Langkah ini diambil menyusul adanya kasus tiga WNI yang diamankan aparat keamanan di Arab Saudi terkait dugaan pemalsuan dokumen haji.

Sejak dibentuk, Satgas Haji 2026 juga mencatat lonjakan laporan dari masyarakat. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 115 laporan telah diterima, dengan 68 kasus masih dalam proses penanganan.

Penanganan perkara dilakukan secara komprehensif. Pendekatan mediasi dan keadilan restoratif tetap diutamakan, namun jika tidak tercapai kesepakatan, proses hukum akan ditempuh secara tegas.

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengapresiasi langkah cepat Polri dalam memberantas praktik haji ilegal yang merugikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami memastikan negara hadir secara utuh, baik di dalam negeri maupun di Tanah Suci, untuk melindungi jemaah dari berbagai bentuk kejahatan,” ujarnya.

Ke depan, sinergi antara Polri dan Kementerian Haji akan terus diperkuat, termasuk rencana pelibatan unsur kepolisian dalam struktur Amirul Hajj guna mendukung keamanan dan keselamatan jemaah Indonesia secara menyeluruh.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak

Tak Main-main! Polri dan Kemenhaj Perkuat Perlindungan Jemaah Haji hingga ke Arab Saudi

Penguatan perlindungan jemaah haji Indonesia terus digenjot. Kali ini, Polri bersama Kementerian Haji dan Umrah RI memperluas langkah hingga ke level internasional.

img_title

VIVA.co.id

30 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |