BPBD Ciamis Ungkap Status Siaga Bencana Hidrometeorologi Selesai

9 hours ago 2

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:53 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengumumkan status Siaga Bencana Hidrometeorologi di Ciamis dari Oktober 2025 sudah selesai. Status itu ditetapkan hanya sampai 30 April 2026, yang selanjutnya bersiap melakukan penanganan bencana kemarau.

"Selesai, tapi sepertinya diperpanjang cuma belum ada rilis resmi," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani di Ciamis, Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menuturkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis menerbitkan surat keputusan penetapan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan cuaca ekstrem, dampak musim penghujan mulai Oktober 2025 sampai akhir April 2026.

Selama penetapan status itu, kata dia, jajaran BPBD maupun instansi lainnya diinstruksikan untuk siap siaga melakukan penanganan dengan cepat dan tepat apabila terjadi bencana alam.

Meski saat ini status siaga bencana sudah berakhir, kata dia, namun kondisi cuaca di wilayah Ciamis masih terjadi hujan sehingga kemungkinan akan ada perpanjangan status tersebut. "Masih ekstrem, tapi nanti menunggu pernyataan pusat, ya," kata Ani.

Da menyampaikan selama masih turun hujan pada awal Mei 2026 masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana alam untuk selalu waspada dan menghindari daerah rawan tersebut. "Iya diimbau selalu waspada saat turun hujan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BPBD Ciamis mencatat selama ditetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi sejak awal Januari sampai April 2026 tercatat ada 301 kejadian bencana alam. Selama periode itu tercatat bencana alam tanah longsor sebanyak 125 kejadian, kemudian 20 kejadian banjir, dan 156 kejadian cuaca ekstrem.

Dampak dari bencana itu, kata dia, satu orang meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor, kemudian satu luka-luka, dan menderita dampak bencana alam sebanyak 3.018 jiwa atau 1.011 Kepala Keluarga (KK), selanjutnya warga yang mengungsi sebanyak 311 jiwa atau 53 KK. (Ant)

Lahan Sawah Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi

Ribuan Hektare Sawah Dipulihkan, Jamin Ketahanan Pangan Wilayah Terdampak

Mentan Amran percepat rehabilitasi 42.702 hektare sawah terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar demi jaga ketahanan pangan dan pemulihan ekonomi petani

img_title

VIVA.co.id

24 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |