Jakarta, VIVA – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias PT KAI, Bobby Rasyidin menyampaikan, pihaknya menyiapkan posko tanggap darurat yang akan disiagakan selama 2 minggu ke depan di Bekasi Timur dan Gambir, untuk mendampingi keluarga korban.
“Kami menyiapkan posko tanggap darurat di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir, serta layanan Contact Center 121. Posko ini akan kami siagakan sekitar dua minggu ke depan untuk membantu kebutuhan informasi bagi keluarga,” kata Bobby dalam keterangannya, Selasa, 28 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Direktur Utama (Dirut) PT KAI, Bobby Rasyidin
Photo :
- Biro Pers Sekretariat Presiden
Dia menjelaskan, penyediaan posko tanggap darurat itu seiring dengan berjalannya proses penanganan pascakejadian, dimana KAI memahami bahwa keluarga dan masyarakat masih menantikan perkembangan informasi.
"Oleh karena itu, setiap pembaruan akan disampaikan secara hati-hati, dengan tetap mengedepankan penghormatan kepada korban serta keluarga," ujarnya.
Bobby menambahkan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) jugakembali menyampaikan belasungkawa kepada korban meninggal dunia, serta keluarga yang ditinggalkan. Serta, kepada seluruh korban luka yang saat ini tengah menjalani penanganan dan perawatan medis.
Dia menegaskan, sejak awal kejadian, seluruh upaya difokuskan pada penanganan korban, dengan mengutamakan keselamatan dan kondisi setiap penumpang. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati, karena terdapat korban yang membutuhkan penanganan khusus dengan pertimbangan medis dan keselamatan agar setiap langkah dapat berjalan optimal.
"Tim medis, Basarnas, KAI, serta seluruh pihak terkait bekerja secara terkoordinasi di lapangan," ujarnya.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto telah meninjau langsung kondisi korban kecelakaan kereta api di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Bekasi, pada Selasa pagi, 28 April 2026. Dalam kunjungan tersebut, Presiden memastikan penanganan korban berjalan optimal serta menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian agar kejadian serupa tidak terulang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Saya datang untuk memastikan korban mendapatkan penanganan terbaik. Kita semua tentu prihatin atas kejadian ini. Pemerintah akan segera melakukan investigasi dan mengambil langkah-langkah perbaikan agar keselamatan perkeretaapian semakin terjaga,” ujarnya.
Sementara Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menyampaikan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kejadian ini sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan perkeretaapian.
Halaman Selanjutnya
“Setiap kejadian akan menjadi bahan evaluasi bagi kami. Pemerintah akan memastikan langkah-langkah perbaikan dilakukan agar keselamatan perjalanan kereta api semakin terjaga,” ujarnya.

3 days ago
3



























