DPR Bakal Panggil Agrinas Buntut Impor 105 Pikap dari India

1 week ago 7

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:09 WIB

Jakarta, VIVA – Komisi VI DPR berencana memanggil PT Agrinas Pangan Nusantara untuk meminta klarifikasi terkait rencana pengadaan 105.000 mobil pikap dari India untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih. 

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron menuturkan pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap Agrinas setelah masa reses berakhir pada 9 Maret 2026 mendatang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau sudah menjadi isu publik, Komisi VI ya wajib untuk memanggilnya dan meminta keterangan, minta penjelasan apa yang terjadi," kata Herman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Jumat, 27 Februari 2026.

Herman menuturkan, dalam rapat kerja (raker) dengan PT Agrinas beberapa waktu lalu, disebutkan tak ada anggaran untuk pengadaan mobil impor tersebut. PT Agrinas hanya memaparkan rencana melengkapi sarana transportasi tanpa detail yang jelas.

"Agrinas Pangan Nusantara pernah mempresentasikan, pernah rapat dengar pendapat dengan kami terkait dengan alokasi anggaran masing-masing desa sebesar Rp3 miliar," tutur dia. 

"Yang pertama tentu dialokasikan adalah untuk membangun gedung sebesar Rp1,6 miliar, dan kemudian Rp500 juta untuk modal kerja. Selebihnya adalah untuk melengkapi sarana prasarana, salah satunya adalah sarana transportasi .(Agrinas) tidak pernah menyebutkan transportasinya jenis apa dan kualifikasinya apa," sambungnya.

DPR, kata Herman mengaku kaget saat mendengar kabar PT Agrinas bakal mengimpor 105.000 unit mobil pikap asal India dengan anggaran mencapai Rp24,66 triliun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, angka tersebut tergolong besar. Seharusnya, kata Herman, PT Agrinas berkomunikasi terlebih dahulu dengan Komisi VI DPR terkait rencana tersebut.

"Ini anggaran besar sekali, semestinya dibahas dulu di DPR dan untuk memenuhi asas transparansi dan akuntabilitas keuangan negara, semestinya juga ini terbuka kepada publik," pungkas dia.

Kemenhan / Kemhan RI / Kementerian Pertahanan Republik Indonesia

Kemhan Blak-blakan Tampik Terlibat Impor 105 Ribu Pikap India, Begini Penjelasannya

Kabiro Infohan Sekjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan satu-satunya kaitan Kemhan dengan pikap Mahindra Scorpio dari India hanyalah dalam bentuk hibah.

img_title

VIVA.co.id

27 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |