Jakarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri merespons penangkapan tiga warga negara Indonesia (WNI) oleh aparat keamanan Arab Saudi di Makkah atas dugaan penawaran layanan haji ilegal melalui media sosial.
Dalam kasus ini, ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi haji resmi untuk menjaga kehormatan umat dan hubungan bilateral Indonesia-Arab Saudi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Abidin Fikri, yang kerap menyuarakan perlindungan jemaah Indonesia di Tanah Suci, mendukung tindakan tegas pihak berwenang Saudi guna memberantas praktik penipuan yang merugikan calon jemaah.
“Komisi VIII selalu menekankan bahwa haji harus melalui jalur resmi, baik visa haji reguler atau haji khusus, demi keselamatan dan keamanan serta absahan dalam menjalankan ibadah haji,” kata Abidin dalam keterangan tertulisnya, Kamis 30 April 2026.
Abidin mengimbau Kementerian Haji dan Umrah RI, Kementerian Luar Negeri, serta Konsulat Jenderal RI Jeddah untuk segera memantau perkembangan kasus ini.
Selain itu, ia meminta pemerintah memastikan proses hukum yang adil bagi WNI yang terlibat dan menindak tegas jika benar pelaku adalah petugas haji Indonesia dengan mencabut statusnya sebagai PPIH, dan memulangkan ke tanah air dan diproses secara hukum.
“Pemerintah harus terus berkoordinasi dengan otoritas Saudi, sambil memberikan sosialisasi masif agar WNI menghindari tawaran haji ilegal yang berujung pada sanksi berat seperti deportasi atau penjara,” kata Abidin.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penangkapan ketiga WNI tersebut dilakukan pada 29 April 2026, di mana dua di antaranya tampak mengenakan seragam petugas haji Indonesia saat digerebek.
Aparat Saudi mengamankan barang bukti berupa uang tunai, peralatan komputer, serta kartu identitas haji palsu yang digunakan untuk mempromosikan haji ilegal. Kasus ini dilaporkan oleh kantor berita Saudi SPA dan sudah menyebar di media Nasional.
Saudi Tangkap Belasan Orang Diduga Menyelundupkan Jemaah Haji Ilegal ke Mekkah
Aparat keamanan Arab Saudi menangkap sejumlah orang dari berbagai negara, di tengah kampanye sanksi dan operasi keamanan besar-besaran menjelang pelaksanaan ibadah haji
VIVA.co.id
30 April 2026

1 day ago
1



























