VIVA – Garudayaksa FC akan menjalani debut di Super League 2026-2027 dengan menghadapi Java United FC di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu, 6 September 2026.
Meski baru akan memulai pertandingan pertamanya, pelatih Garudayaksa, Milos Joksic sudah memasang target tinggi untuk timnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Joksic menegaskan Garudayaksa tidak datang ke kompetisi hanya untuk menghindari degradasi. Pelatih asal Serbia tersebut justru membidik posisi enam besar pada akhir musim.
"Saya datang bukan untuk berjuang lolos dari degradasi. Saya mendengar sebutan underdog. Saya suka itu, tapi yang jelas kami bukan tim underdog," kata Joksic di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Jumat, 4 September 2026.
Ia mengakui target enam besar bukan sesuatu yang mudah. Namun, Joksic ingin Andik Vermansyah cs memiliki keyakinan bahwa Garudayaksa mampu bersaing dan tidak bermain dengan mentalitas sebagai tim underdog.
"Target saya musim ini adalah posisi enam besar dan tim saya harus tahu hal ini. Kami akan berjuang untuk posisi enam besar, meskipun mungkin itu target yang tinggi," ujarnya.
Joksic juga meminta anak asuhnya tampil percaya diri dengan permainan cepat, umpan yang mengalir, serta penguasaan bola yang baik. Ia menyadari Garudayaksa masih membutuhkan waktu untuk mencapai level terbaik karena persiapan tim dilakukan cukup terlambat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski begitu, pelatih berusia 58 tahun tersebut memberikan sinyal bahwa Garudayaksa FC bakal menunjukkan perkembangan dalam beberapa pekan ke depan.
"Di tiga pertandingan pertama ini, mungkin level tertinggi tim kami belum terlihat, tapi mulai Oktober, bersiaplah untuk sesuatu yang spesial," tutur Joksic.
Kata-kata Berkelas Andik Vermansyah usai Comeback ke Super League
Andik Vermansyah kembali merasakan atmosfer Super League setelah tiga tahun berkarier di Liga 2. Bersama Garudayaksa FC, pemain senior tersebut mengaku memiliki semangat.
VIVA.co.id
5 September 2026

6 hours ago
5













