VIVA – Gigi yang tersusun tidak rapi kerap dianggap hanya berkaitan dengan penampilan. Padahal, kondisi gigi berjejal, bertumpuk, atau memiliki celah tertentu juga dapat memengaruhi kebersihan mulut. Beberapa bagian gigi yang sulit dijangkau ketika menyikat dapat menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan dan plak.
Jika dibiarkan, penumpukan plak dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan gigi dan gusi. Karena itu, menjaga kebersihan gigi tidak hanya bergantung pada seberapa sering seseorang menyikat gigi, tetapi juga kondisi dan susunan gigi yang dimiliki.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lantas, mengapa gigi yang tidak beraturan bisa membuat mulut lebih sulit dibersihkan? Berikut beberapa alasannya.
1. Ada Bagian Gigi yang Sulit Dijangkau Sikat
Gigi yang berdesakan dapat membuat permukaan tertentu berada di posisi yang sulit dijangkau bulu sikat gigi. Celah sempit di antara gigi atau area yang saling bertumpuk juga bisa menjadi titik yang terlewat saat membersihkan gigi.
Kondisi tersebut memungkinkan plak bertahan lebih lama pada permukaan gigi. Padahal, plak yang tidak dibersihkan secara optimal dapat berkembang menjadi karang gigi dan berkontribusi terhadap munculnya masalah gusi.
2. Sisa Makanan Lebih Mudah Terselip
Susunan gigi yang tidak teratur dapat menciptakan ruang-ruang tertentu yang membuat sisa makanan lebih mudah tersangkut. Bila tidak segera dibersihkan, sisa makanan tersebut dapat bercampur dengan bakteri dan membentuk plak.
Penggunaan benang gigi atau alat pembersih interdental dapat membantu membersihkan area yang tidak terjangkau sikat gigi. Namun, teknik penggunaannya tetap perlu diperhatikan agar tidak melukai gusi.
3. Risiko Gigi Berlubang Dapat Meningkat
Area gigi yang sulit dibersihkan berpotensi menjadi tempat penumpukan plak. Dalam kondisi tertentu, hal ini dapat meningkatkan risiko kerusakan pada lapisan gigi hingga berkembang menjadi gigi berlubang.
Risiko tersebut bukan berarti setiap orang dengan gigi tidak rata pasti mengalami gigi berlubang. Kebiasaan menjaga kebersihan mulut, pola makan, kondisi air liur, penggunaan fluoride, serta pemeriksaan gigi secara berkala juga turut memengaruhi kesehatan gigi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
4. Gusi Lebih Mudah Mengalami Masalah
Plak yang menumpuk di sekitar garis gusi dapat menyebabkan jaringan gusi mengalami peradangan. Salah satu tanda yang perlu diperhatikan adalah gusi yang mudah berdarah ketika menyikat atau membersihkan sela gigi.
Halaman Selanjutnya
Jika peradangan tidak ditangani, masalah gusi dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Oleh sebab itu, perdarahan gusi yang berulang sebaiknya tidak dianggap sebagai hal yang normal dan perlu diperiksakan kepada dokter gigi.

2 hours ago
9


















