Jakarta, VIVA – IHSG dibuka menguat 21 poin atau 0,31 persen di level 7.128 pada pembukaan perdagangan Selasa, 28 April 2026.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan hari ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"IHSG berpotensi koreksi kembali hari ini setelah gagal break di atas 7.250," kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 28 April 2026.
Dia mengatakan, Bursa Asia bervariasi pada perdagangan Senin kemarin. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,38 persen, CSI 300 China naik moderat 0,03 persen, Hang Seng Hong Kong turun 0,20 persen, dan Taiex Taiwan melesat 1,76 persen.
Sementara Kospi Korea Selatan meningkat 2,15 persen, ASX 200 Australia melemah 0,23 perwen. Sementara itu, Straits Times turun 0,61 persen dan FTSE Malaysia naik 0,18 persen.
Pergerakkan bursa Asia dengan mayoritas indeks menguat terjadi setelah Axios melaporkan bahwa Iran menawarkan proposal baru kepada AS terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Selain itu, Iran melalui mediatornya, Pakistan, memberikan proposal baru kepada AS untuk mencapai kesepakatan tentang pembukaan kembali Selat Hormuz. Sedangkan negosiasi nuklir akan ditunda ke tahap selanjutnya.
"Support IHSG berada di level 6.900-7.000 sementara resist IHSG di rentang 7.200-7.250," ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street mayoritas naik ke rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) pada Senin kemarin. Meskipun, penguatan dibatasi oleh ketidakpastian negosiasi damai antara AS dan Iran, serta eskalasi ketegangan di Selat Hormuz yang mendorong kenaikan harga minyak.
Indeks S&P 500 naik tipis 0,12 persen, Nasdaq Composite menguat 0,20 persen, dan Dow Jones Industrial Average melemah 0,13 persen. Penguatan pasar saham terjadi di tengah sikap investor yang cenderung mengabaikan sementara kebuntuan pembicaraan damai antara AS dan Iran.
Dibuka Beragam, Investor Wait and See Kejelasan Sikap Trump Atas Tawaran Damai Iran
Bursa Asia bergerak fluktuatif di tengah negosiasi AS-Iran. Investor cermati sikap Trump atas tawaran Iran untuk membuka blokade di Selat Hormuz dan mengakhiri perang.
VIVA.co.id
28 April 2026

3 days ago
2



























