Jakarta, VIVA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 34,12 poin atau 0,48 persen ke level 7.072,39 pada penutupan perdagangan Selasa, 28 April 2026. Penurunan terjadi di tengah minimnya faktor positif baru yang cukup kuat.
IHSG terpantau berada di rentang area 7.152 sementara titik terendah intraday sempat menyentuh posisi 7.033. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 17,42 triliun, volume transaksi harian sebesar Rp 29,81 miliar dan total aktivitas perdagangan tercatat sebanyak 2,07 juta transaksi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penurunan IHSG sejalan rontoknya mayoritas indeks di bursa Asia juga ditutup melemah di tengah ketidakpastian penyelesaian konflik di Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mempertimbangkan tawaran Iran untuk membuka Selat Hormuz.
Namun, Iran mengajukan syarat agar AS mencabut blokade dan mengakhiri konflik. Belum jelas bagaimana keputusan Trump terhadap proposal Iran tersebut.
"Secara teknikal, pembentukan histogram negatif MACD IHSG berlanjut dan Stochastic RSI memasuki area oversold. IHSG sempat mendekati gap down di 7.022, sebelum ditutup di 7.072," jelas Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya, Selasa, 28 April 2026.
Secara sektoral, tekanan diberikan sektor konsumer non-siklikal anjlok 1,61 persen. Sektor bahan baku dan infrastruktur juga merosot cukup tajam, masing-masing sebesar 1,48 persen dan 0,84 persen.
Meski IHSG terjun ke zona merah, sektor keuangan melesat 0,92 persen. Sektor properti ikut menguat sebesar 0,27 persen dan sektor industri meningkat 0,10 persen.
Phintraco Sekuritas juga melaporkan saham-saham yang berhasil membukukan lompatan harga tertinggi (top gainers) sepanjang sesi perdagangan hari ini antara lain:
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Saham MBMA menguat 3,68 persen atau 25 poin ke level 705.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
Saham BBNI melonjak sebesar 1,88 persen atau 70 poin menjadi 3.790.
Rupiah Melemah ke 17.237 Imbas Outlook Negatif Moody's dan Sentimen Geopolitik Timur Tengah
Hingga pukul 09.07 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.237 per dolar AS. Posisi itu melemah 26 poin atau 0,15 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.211 per dolar AS
VIVA.co.id
28 April 2026

3 days ago
4



























