Ini Kata Buya Yahya soal Bagi-Bagi THR saat Lebaran, Jangan Sampai Salah Niat

1 week ago 7

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:34 WIB

Jakarta, VIVA – Tradisi bagi-bagi THR saat Lebaran sudah menjadi kebiasaan di masyarakat Indonesia. Saat mudik ke kampung halaman, banyak orang merasa perlu membawa uang lebih untuk dibagikan kepada keluarga atau kerabat. 

Namun, apakah semua itu benar-benar dilakukan karena niat ibadah? Buya Yahya memberikan nasihat penting agar umat Muslim tidak salah tujuan. Dalam ceramahnya, Buya Yahya menyoroti fenomena orang yang memaksakan diri terlihat sukses saat pulang kampung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini menjelang Lebaran ya ada orang mudik itu hanya pengin dibilang dia sukses di kota. Jadi kalau pulang kampung itu ketakutan kenapa harus bagi-bagi duit padahal dia banyak hutang hanya action saja biar gayanya di kota sukses bagi-bagi makanya siap mau pulang bingung gak berani pulang kenapa wong sendiri belum sukses kenapa bagi-bagi. Tapi harus pulang dia akhirnya action bagi duit dan sebagainya bukan karena Allah,” kata Buya Yahya yang dikutip dari YouTube pada Jumat, 27 Februari 2026. 

Dari penjelasan tersebut, Buya Yahya mengingatkan bahwa jangan sampai tradisi berbagi justru menjadi beban. Jika seseorang masih memiliki banyak utang atau kondisi keuangan belum stabil, tidak perlu memaksakan diri hanya demi gengsi atau pencitraan. Menurutnya, berbagi seharusnya dilakukan dengan niat yang benar dan kemampuan yang ada. 

“Maka kalau Anda ingin memuliakan seseorang orang yang layak dimuliakan, kocek Anda itu terbatas loh ya kalau Anda ingin berbuat baik berbuatlah baik kepada orang sekitar pahalanya akan melipat-lipat,” katanya lagi. 

Pesan ini mengandung makna bahwa setiap orang memiliki batas kemampuan finansial. Jangan sampai demi terlihat dermawan, justru menyiksa diri sendiri atau mengorbankan kewajiban lain. Islam mengajarkan keseimbangan dan keikhlasan dalam bersedekah.

Memberi THR atau berbagi rezeki saat Lebaran tentu merupakan perbuatan baik, apalagi jika diniatkan untuk membahagiakan keluarga dan membantu yang membutuhkan. Namun, niat menjadi hal utama. Jika niatnya hanya untuk pamer kesuksesan atau menjaga gengsi, maka nilai ibadahnya bisa hilang.

Ilustrasi Ojek Online

THR Ojol 2026 Kapan Cair? Ini Penjelasan Skema dan Aturannya

Pemerintah pastikan THR ojol 2026 tetap cair dalam bentuk BHR. Simak perkiraan besaran, mekanisme pencairan, dan dasar hukum terbarunya. Baca selengkapnya di sini!

img_title

VIVA.co.id

27 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |