VIVA – Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengisyaratkan kemungkinan tim nasional Iran tidak tampil di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada Juni mendatang.
Pernyataan tersebut muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan dimulainya operasi militer besar terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden FFIRI, Mehdi Taj, menyatakan peluang Iran untuk tetap berlaga di Piala Dunia kini semakin kecil seiring perkembangan situasi keamanan. Ia menegaskan keputusan akhir terkait keikutsertaan tim nasional berada di tangan otoritas olahraga yang berwenang.
Timnas Iran di Piala Dunia Qatar 2022
Photo :
- AP Photo/Frank Augstein
“Dengan apa yang terjadi hari ini dan dengan serangan oleh Amerika Serikat itu, kecil kemungkinan kami bisa menatap Piala Dunia, tetapi para pejabat olahraga yang harus memutuskan soal itu,” ujar Taj dalam wawancara di televisi publik Teheran, seperti dikutip Marca.
Iran sebelumnya telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 sejak Maret 2025. Keikutsertaan tersebut seharusnya menjadi partisipasi keempat Iran secara beruntun di ajang sepak bola terbesar dunia itu.
Dalam hasil undian fase grup, Iran tergabung di Grup G dan dijadwalkan menghadapi Selandia Baru serta Belgia di Los Angeles. Satu pertandingan lainnya melawan Mesir akan digelar di Seattle pada 26 Juni 2026.
Hingga kini, FIFA belum menetapkan sikap resmi terkait kemungkinan mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026. Namun, sejumlah skenario penggantian mulai mencuat apabila Iran benar-benar tidak ambil bagian.
Pemain Timnas Irak
Photo :
- Instagram @iraqnt_en
Jika Iran mundur, satu slot wakil Asia di Piala Dunia 2026 akan kosong. Saat ini, Australia, Jepang, Yordania, Qatar, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Korea Selatan telah memastikan lolos ke putaran final.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam skenario yang berkembang, Irak disebut berpeluang mengambil slot tersebut karena berstatus wakil Asia di babak play-off antarbenua. Apabila Irak langsung lolos menggantikan Iran, maka posisi Irak di play-off berpotensi diisi oleh Uni Emirat Arab, yang sebelumnya tersingkir pada ronde kelima kualifikasi setelah kalah dari Irak dalam dua leg pertandingan.
Keputusan final terkait kemungkinan perubahan peserta tetap menunggu langkah resmi dari FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) seiring perkembangan situasi keamanan di kawasan.
Federasi Sepakbola Iran: Kecil Kemungkinan Kami Bisa ke Piala Dunia 2026
Konflik militer AS dan Iran memicu ketidakpastian partisipasi Iran di Piala Dunia 2026. Federasi Sepak Bola Iran mengakui peluang tampil kini semakin kecil.
VIVA.co.id
1 Maret 2026

1 week ago
8











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
