Iran Benahi Akses ke Pangkalan Bawah Tanah Usai Serangan AS-Israel

2 weeks ago 8

Senin, 1 Juni 2026 - 10:33 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah Iran telah membersihkan puing-puing di 50 dari 69 pintu masuk terowongan, yang berada di 18 pangkalan bawah tanah yang sebelumnya menjadi sasaran serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa upaya pemulihan di fasilitas bawah tanah Iran berlangsung semakin cepat sejak gencatan senjata mulai diberlakukan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Citra satelit yang ditinjau CNN memperlihatkan aktivitas pembersihan di sejumlah lokasi yang terdampak serangan.

Presiden AS, Donald Trump

Photo :

  • REUTERS/Evan Vucci/File Photo

Dalam beberapa hari serangan, AS dan Israel berupaya membatasi akses ke fasilitas bawah tanah Iran melalui serangan rudal. Menurut CNN, serangan itu menargetkan jalan-jalan menuju fasilitas tersebut serta menyebabkan runtuhnya sejumlah pintu masuk terowongan.

Sejak gencatan senjata berlaku, aktivitas pembersihan di pangkalan-pangkalan bawah tanah tersebut dilaporkan meningkat secara signifikan. C

Citra satelit menunjukkan Iran menggunakan peralatan sederhana, termasuk buldoser dan truk pengangkut, untuk membersihkan puing dan dampak serangan rudal.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap puluhan target di Iran yang mengakibatkan kerusakan serta korban di kalangan warga sipil. Washington dan Teheran kemudian mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada 7 April.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa hasil yang pasti. Setelah itu, Amerika Serikat memulai blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump selanjutnya memperpanjang penghentian permusuhan tersebut untuk memberikan waktu kepada Iran dalam menyusun proposal perdamaian. (Ant).

 Ledakan di Lebanon selatan usai serangan artileri Israel

Prancis Desak DK PBB Sidang Darurat Bahas Serangan Israel ke Lebanon

Prancis meminta sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) segera digelar, guna merespons operasi militer Israel di Lebanon selatan.

img_title

VIVA.co.id

1 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |