Minggu, 1 Maret 2026 - 11:10 WIB
Iran, VIVA – Pasukan elite Garda Revolusi Iran menyatakan bahwa operasi serangan paling ganas dalam sejarah Republik Islam Iran akan segera dimulai. Ancaman ini ditujukan kepada Israel dan Amerika Serikat.
Lembaga-lembaga negara Iran dengan cepat menyatakan akan membalas, setelah adanya konfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi negara tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada hari Sabtu 28 Februari 202.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Operasi serangan paling berat dalam sejarah Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan segera dimulai menuju wilayah pendudukan dan pangkalan para teroris Amerika,” demikian peringatan dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) beberapa waktu lalu seperti mengutip laman CNN World, Minggu 1 Maret 2026.
Pemerintah Iran dalam pernyataannya menyebutkan bahwa kejahatan besar ini tidak akan pernah dibiarkan tanpa jawaban dan akan membuka lembaran baru dalam sejarah dunia Islam.
Sementara itu, Supreme National Security Council (SNSC) menyatakan bahwa serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran akan memicu kebangkitan besar dalam melawan para penindas dunia.
SNSC, lembaga kuat yang mengoordinasikan strategi pertahanan dan keamanan nasional Iran, menegaskan bahwa Iran dan sekutunya justru akan menjadi semakin tangguh dan semakin bertekad.
Minggu waktu setempat, televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan sejumlah pejabat senior Israel menyatakan bahwa Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan ke Teheran pada Sabtu dini hari 28 Februari. Pernyataan itu disampaikan melalui saluran resmi dan media sosial.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebagai informasi, Khamenei yang berusia 86 tahun, selama lebih dari tiga dekade menjadi figur kunci spiritual dan politik Republik Islam Iran. Sebagai otoritas tertinggi dalam kebijakan luar negeri, strategi militer, dan keamanan nasional, ia membentuk arah Iran sejak mengambil alih kepemimpinan pada 1989.
Menyusul dengan kematian Ayatollah pemerintah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.
Trump Ungkap Taktik AS-Israel Bunuh Khamenei dalam Serangan Presisi di Teheran
Media Israel menyebutkan sebanyak 30 bom dijatuhkan tepat berada di kediaman pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, menembus bunker tempatnya berada
VIVA.co.id
1 Maret 2026

1 week ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
