Rabu, 11 Maret 2026 - 17:10 WIB
VIVA – Seorang pejabat Israel mengkritik pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan perang dengan Iran hampir berakhir, dengan mengatakan konflik tersebut "belum selesai".
Berbicara pada hari Senin, pejabat senior Israel tersebut mengatakan: "Belum ada yang selesai. Penilaian awal kami adalah bahwa pertempuran akan berlangsung sekitar dua minggu."
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Komentar tersebut dilaporkan oleh televisi swasta Israel, Channel 15, yang tidak menyebutkan nama pejabat tersebut.
Sebelumnya pada Senin malam, Trump mengatakan kepada CBS News bahwa perang hampir berakhir. Dia berkata: "Saya pikir perang ini sudah sangat selesai, hampir. Mereka tidak memiliki angkatan laut, tidak ada komunikasi, mereka tidak memiliki Angkatan Udara."
Dia menambahkan: AS "jauh" lebih maju dari perkiraan awal 4-5 minggu untuk jangka waktu perang tersebut.
Sementara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa pihaknya lah yang akan menentukan akhir dari perang di Timur Tengah, merespons Trump.
"Kamilah yang akan menentukan bagaimana perang ini berakhir," demikian bunyi pernyataan IRGC seperti dikutip dari laman AFP, Selasa 10 Maret 2026
Sejak 28 Februari, Israel dan Amerika Serikat telah melakukan serangan terhadap Iran yang menewaskan ratusan orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan beberapa pejabat keamanan.
Teheran menanggapi dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke arah Israel.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Iran juga menembakkan rudal dan drone ke arah apa yang disebutnya sebagai "kepentingan AS" di negara-negara Teluk, serta Yordania dan Irak. Serangan-serangan tersebut telah menyebabkan kematian dan luka-luka serta kerusakan properti sipil.
Negara-negara Arab yang menjadi sasaran telah mengutuk serangan tersebut dan menyerukan agar serangan dihentikan.
Soal Revisi APBN Imbas Perang, Purbaya: Belum, Penerimaan Negara Cukup Baik
Purbaya mengatakan, meskipun ekonomi global tengah dibayangi ketidakpastian imbas perang Iran dan AS-Israel, namun pemerintah dipastikan belum bakal merevisi APBN 2026.
VIVA.co.id
11 Maret 2026

5 hours ago
4











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
