Steam Catat Rekor Baru, Gamer Unduh 100 Exabyte Sepanjang 2025

3 hours ago 3

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:00 WIB

Jakarta, VIVA – Platform distribusi game digital terbesar untuk PC, Steam, mencatat rekor baru dalam statistik penggunaan data sepanjang tahun 2025.

Menurut laporan tahunan Steam Year in Review 2025 yang dirilis oleh pengembang Valve,dikutip VIVA Rabu, 11 Maret 2026 para pengguna Steam secara kolektif mengunduh sekitar 100 exabyte data dari server platform tersebut jumlah yang melonjak dari sekitar 80 exabyte pada tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Angka ini mencakup semua aktivitas download di Steam seperti unduhan game baru, pembaruan, patch, serta konten tambahan lain yang dibagikan kepada pemain di seluruh dunia.

Apa Itu 100 Exabyte?

Sebelum membahas lebih jauh, angka 100 exabyte mungkin terdengar abstrak bagi banyak orang. Satu exabyte sama dengan 1.000 petabyte, atau 1 juta terabyte ini setara dengan 100 juta terabyte data secara total.

Untuk memberikan gambaran, diperlukan sekitar 250.000 PC kelas atas untuk menyimpan jumlah data sebesar itu secara sekaligus.

Dalam istilah yang lebih sederhana:

  • Steam rata‑rata mengirimkan 274 petabyte data setiap hari pada 2025;
  • Itu setara dengan sekitar 11,42 petabyte per jam;
  • Atau sekitar 190.000 GB data ditransfer ke pemain setiap menitnya.

Pertumbuhan Signifikan dari Tahun ke Tahun

Peningkatan dari 80 exabyte di 2024 menjadi 100 exabyte di 2025 menunjukkan bahwa aktivitas download di Steam pada platform terus meningkat. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan basis pengguna Steam dan jumlah game serta pembaruan besar yang terus dirilis.

Laporan tersebut juga menyoroti bahwa jumlah peak concurrent user (pengguna bersamaan) di Steam terus meningkat. Sekitar lima tahun lalu, Steam melampaui 25 juta pengguna online bersamaan untuk pertama kalinya, dan perlahan tumbuh hingga mencapai 42 juta pengguna pada 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah download sebesar ini mencerminkan seberapa aktif komunitas Steam dalam mengunduh konten game, mulai dari game baru, DLC, hingga pembaruan rutin yang sering kali diperlukan untuk perbaikan bug dan konten baru.

Selain itu, data dari Steam Year in Review juga menunjukkan bahwa bagian pendapatan yang dibayarkan kepada pengembang pihak ketiga terus meningkat. Rata‑rata pembagian pendapatan kepada pengembang non‑Valve mencapai 76% pada 2025, bagian yang cukup besar dalam ekosistem distribusi game digital.

Halaman Selanjutnya

Apa Arti Semua Ini bagi Gamer dan Pengembang?

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |