KAI: 3 Penumpang KRL Tewas dalam Insiden Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, 38 Luka-luka

4 days ago 7

Selasa, 28 April 2026 - 02:30 WIB

Bekasi, VIVA – Insiden tabrakan kereta di kawasan Bekasi Timur yang melibatkan KRL (Commuter Line) dan Kereta Api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek langsung menyita perhatian publik. Peristiwa ini mengakibatkan sejumlah penumpang KRL meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Vice President Corporate Communication PT Kereta Api Indonesia (Persero), Anne Purba, menyampaikan tiga penumpang KRL dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian maut itu. Sebanyak 38 penumpang KRL mengalami luka-luka yang dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdasarkan data sementara, terdapat 3 orang penumpang KRL yang meninggal dunia. KAI menyampaikan duka cita yang mendalam serta belasungkawa kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan," ujar Anne dalam keterangan tertulis dikutip pada Senin, 27 April 2026. 

Sementara itu, Anne mengatakan seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. 

Evakuasi korban KRL ditabrak Kereta Api Jarak Jauh di Bekasi

KAI menyampaikan duka mendalam atas insiden yang berdampak luas terhadap operasional perjalanan kereta api dan kondisi penumpang. Saat ini, fokus utama perusahaan adalah proses evakuasi dan penanganan korban.

Saat ini, KAI memfokuskan penanganan kepada penumpang KRL yang terdampak. Dalam proses penanganan di lapangan, KAI bekerja sama dengan Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis untuk mempercepat evakuasi dan memastikan seluruh korban memperoleh pertolongan secepat mungkin.

"“Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik,” jelas Anne.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui adu banteng antara KA Agro Bromo dan KRL terjadi di wilayah Bekasi Timur tepatnya di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 pada Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.52 WIB. Beredar dugaan bahwa insiden dipicu taksi listrik hijau yang lebih dulu terlibat kecelakaan di perlintasan KRL dekat kawasan Bulak Kapal.

Akibat kejadian ini, perjalanan kereta api di jalur Bekasi Timur sempat mengalami gangguan. KAI melakukan penyesuaian perjalanan KRL sesuai kondisi jalur yang masih dalam proses pemulihan. 

Halaman Selanjutnya

Seluruh perjalanan Kereta Api Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen untuk tanggal 27-28 April 2026 untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan. Untuk meminimalkan dampak terhadap pelanggan, KAI menyiapkan layanan lanjutan berupa bus bagi penumpang KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi–Gambir sehingga tetap bisa melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |