KAI Janji Tanggung Jawab Penuh Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

4 days ago 7

Selasa, 28 April 2026 - 06:14 WIB

VIVA – PT Kereta Api Indonesia memastikan akan memberikan kompensasi penuh kepada korban kecelakaan kereta yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, pada Senin malam (27/4/2026). Komitmen ini mencakup pembiayaan penyembuhan, asuransi, hingga kebutuhan lain bagi korban yang terdampak.

Vice President KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa perusahaan akan bertanggung jawab penuh atas penanganan korban pascakejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semuanya pasti akan kami siapkan. KAI pasti akan bertanggung jawab dari sisi baik penyembuhan, asuransi, dan yang lainnya. Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab untuk itu,” ujar Anne dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa dini hari.

Dalam insiden tersebut, seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat dan telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Sementara itu, sebanyak 38 penumpang KRL telah dievakuasi dan dirujuk ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

“38 orang penumpang KRL ini sudah kami evakuasi dan diteruskan ke rumah sakit terdekat, ada di Primaya, RSUD, dan juga dua rumah sakit lainnya di sekitar Stasiun Bekasi,” kata Anne.

KAI menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban dengan mengedepankan aspek keselamatan. Perusahaan juga membuka layanan pengaduan bagi keluarga korban yang belum mendapatkan informasi terkait kondisi kerabatnya.

Keluarga korban dapat menghubungi posko pengaduan di Stasiun Bekasi Timur atau melalui pusat panggilan resmi KAI di nomor 121 untuk memperoleh informasi lebih lanjut. (Ant)

Evakuasi korban KRL ditabrak Kereta Api Jarak Jauh di Bekasi

Update Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: 5 Orang Tewas, 3 Masih Terjepit Gerbong

Korban meninggal dunia kecelakaan kereta api jarak jauh KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam, bertambah menjadi 5 orang.

img_title

VIVA.co.id

28 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |