Kemendag Sebut Penguatan Dolar AS Picu Penurunan Harga Referensi Emas, Catat Nilainya

7 hours ago 3

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:00 WIB

Jakarta, VIVA – Kementerian Perdagangan melalui Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Tommy Andana menyampaikan, penguatan dolar Amerika Serikat (AS) telah memicu penurunan harga patokan ekspor (HPE) dan harga referensi (HR) komoditas emas, untuk periode kedua Mei 2026.

HPE emas ditetapkan sebesar 150.555,29 dolar AS per kilogram (kg), turun 1,72 persen dari sebelumnya yang sebesar 153.194,87 dolar AS per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, HR emas turun menjadi 4.682,80 dolar AS per troy ounce (t oz), dari sebelumnya 4.764,90 dolar AS per t oz.

"Penurunan HPE dan HR emas dipengaruhi oleh penguatan dolar AS," kata Tommy dalam keterangannya, dikutip Jumat, 15 Mei 2026.

Gedung kementerian Perdagangan

Photo :

  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

"Kemudian, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, yang meningkatkan daya tarik aset berbunga dibandingkan emas sebagai aset (non-yield asset), turut memicu turunnya HPE dan HR emas," ujarnya.

Dia menjelaskan, selama periode pengumpulan data, harga emas turun sebesar 1,72 persen. Harga emas kini memasuki fase koreksi dan konsolidasi, yang mendorong aksi ambil untung (profit taking) oleh investor setelah sempat menguat pada periode sebelumnya.

Penetapan HPE dan HR emas dituangkan dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 1343 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar. Kepmendag tersebut berlaku untuk periode 15-31 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

HPE dan HR emas ditetapkan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Day Mineral (ESDM) yang mengacu pada London Bullion Market Association (LBMA).

Penetapan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian. (Ant).

Ilustrasi lokasi tambang ilegal

Viral WNA China Diduga Nambang Emas Ilegal di Sangihe, ESDM Buka Suara

Dirjen Gakkum Kementerian ESDM, Rilke Jeffri Huwae memastikan, pihaknya masih menyelidiki dugaan penambangan emas ilegal di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

img_title

VIVA.co.id

15 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |