Minggu, 1 Maret 2026 - 02:30 WIB
Jakarta, VIVA – Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah lokasi di Iran, termasuk ibu kota Teheran pada Sabtu 28 Februari waktu setempat. Presiden AS, Donald Trump, menyebut aksi ini sebagai operasi tempur besar-besaran.
Serangan ini terjadi di tengah negosiasi antara AS dan Iran terkait program nuklir dan rudal balistik Teheran, setelah berminggu-minggu ancaman yang meningkat dari Trump serta delapan bulan sejak AS dan Israel terlibat perang selama 12 hari melawan Iran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Iran membalas dengan menembakkan rudal ke wilayah utara Israel dan ke pangkalan militer AS di Timur Tengah. Hingga saat ini, informasi mengenai korban jiwa dan kerusakan di Iran maupun Israel masih terbatas.
Menyusul dengan serangan yang dilancarkan ke Iran, berikut ini beberapa fakta yang perlu diketahui hingga saat ini seperti dilansir dari laman Al Jazeerah, Minggu 1 Maret 2026.
Hal yang Terjadi di Iran
Sekitar pukul 09.27 waktu setempat, kantor berita Fars melaporkan adanya serangkaian ledakan di ibu kota, Teheran.
Koresponden Al Jazeera di Teheran bagian barat mengatakan ia mendengar dua ledakan. Sementara itu berdasarkan sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap membumbung dari beberapa titik di kota tersebut.
Israel lebih dulu mengumumkan telah meluncurkan serangan rudal ke sejumlah target di dalam wilayah Iran.
Seorang pejabat AS mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari operasi militer gabungan dengan Israel. Dalam beberapa pekan terakhir, Washington mengerahkan banyak jet tempur dan kapal perang ke kawasan itu, dan menjadi pengerahan militer terbesar sejak Perang Irak.
Trump menggambarkan operasi ini sebagai aksi yang besar dan masih berlangsung.
Departemen Pertahanan AS kemudian menamai misi tersebut dengan nama “Operation Epic Fury”, dalam pernyataan publik pertama militer AS sejak dimulainya serangan gabungan AS-Israel.
Di mana saja serangan terjadi?
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Beberapa rudal dilaporkan menghantam University Street dan kawasan Jomhouri di Teheran, serta area dekat markas Korps Garda Revolusi Islam Iran, menurut laporan Fars.
Kantor berita Associated Press melaporkan salah satu serangan di ibu kota terjadi di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Halaman Selanjutnya
Kantor berita semi-resmi Tasnim juga melaporkan ledakan terjadi di kawasan Seyyed Khandan, Teheran utara.

1 week ago
8











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
