KKB Kodap III Ndugama Diduga Jadi Pelaku Pembunuhan Sopir di Jalur Trans Wamena

5 hours ago 3

Kamis, 17 September 2026 - 09:43 WIB

Wamena, VIVA – Satgas Operasi Damai Cartenz tengah mendalami keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Kodap III Ndugama, yang diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap seorang sopir lajuran di jalur Trans Wamena menuju Mbua, Papua Pegunungan, Selasa, 15 September 2026.

“Ada informasi yang mengarah kepada kelompok Kodap III Ndugama yang berada di sekitar lokasi, namun informasi tersebut masih harus kami dalami dan verifikasi lebih lanjut,” ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 17 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga membantah klaim yang disebarkan oleh KKB bahwa korban merupakan anggota intelijen aparat keamanan. Yusuf memastikan informasi tersebut tidak benar dan propaganda yang disebarkan sebagai dalih aksi penyerangan.
 
“Berita yang menyebut sopir lanjuran merupakan anggota intel aparat keamanan adalah berita bohong atau hoaks. Sopir itu memang bekerja sebagai sopir dan sudah menjalankan pekerjaannya selama sekitar 13 tahun di jalur tersebut,” tuturnya. 

Lebih lanjut, dari hasil olah TKP pihaknya juga menemukan sejumlah barang bukti berupa satu butir selongsong amunisi laras panjang kaliber 5,56 milimeter serta satu buah tas yang berisi identitas korban.

Yusuf memastikan pihaknya akan terus melakukan penyidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Komando Operasi Habema TNI menyebut kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama sebagai pelaku kekerasan terhadap seorang sopir travel bernama Aris Sanda yang ditemukan meninggal dunia bersama kendaraannya yang terbakar di kawasan Danau Habema, Papua Pegunungan.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf. Wirya Arthadiguna dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, mengatakan peristiwa tersebut bermula ketika korban membawa penumpang melalui jalur Wamena menuju Mbua pada Selasa 15 September sekitar pukul 06.00 WIT.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seorang pengemudi atas nama Aris Sanda alias Bapak Tasya, asal Toraja, dilaporkan menjadi korban tindakan kekerasan oleh kelompok bersenjata OPM Kodap III Ndugama yang mengakibatkan korban meninggal dunia," katanya.

Wirya menjelaskan Aris saat itu membawa sejumlah penumpang menggunakan mobil bak terbuka sebelum kendaraannya dicegat kelompok bersenjata di tengah perjalanan.

Halaman Selanjutnya

"Kelompok tersebut kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi dan penumpang," katanya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |