Terpopuler: Motor Matik Bekas di Bawah Rp10 Juta, Tilang ETLE Masuk Sistem Baru, hingga TKDN Mobil Listrik

6 hours ago 2

Kamis, 17 September 2026 - 08:15 WIB

Jakarta, VIVA – Pilihan kendaraan bekas dengan harga terjangkau, perubahan sistem penindakan tilang elektronik, hingga kebijakan TKDN mobil listrik menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif. Tiga topik tersebut masuk dalam daftar artikel terpopuler kali ini.

1. 5 Motor Matik Bekas Tahun Muda di Bawah Rp10 Juta

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Motor matik masih menjadi pilihan banyak orang untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Menariknya, sejumlah model tahun muda kini bisa ditemukan di pasar bekas dengan harga di bawah Rp10 juta.

Harga tersebut tentu dipengaruhi oleh tahun produksi, kondisi kendaraan, dan kelengkapan surat-surat. Calon pembeli juga perlu memeriksa kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, kelistrikan, serta riwayat perawatan agar motor yang dibeli tetap nyaman digunakan untuk aktivitas harian. Baca selengkapnya.

2. Kena Tilang ETLE Jangan Harap Beres Cuma Bayar Denda, Kini Masuk Sistem Baru

Penindakan pelanggaran lalu lintas melalui Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE terus mengalami pengembangan. Pengendara yang terkena tilang perlu memperhatikan proses setelah pelanggaran tercatat karena penyelesaiannya tidak sekadar mengetahui nominal denda.

Sistem yang terintegrasi membuat data pelanggaran dapat diproses melalui mekanisme administrasi yang berlaku. Karena itu, pemilik kendaraan perlu memastikan data kendaraan dan identitas yang terdaftar sesuai, terutama ketika kendaraan sudah berpindah tangan, agar proses konfirmasi pelanggaran tidak menimbulkan masalah. Baca selengkapnya.

3. Toyota Mulai Hitung-Hitung Lagi Gara-gara TKDN Mobil Listrik Naik

Toyota bZ4X Touring di GIIAS 2026

Photo :

  • VIVA/Yunisa Herawati

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kenaikan tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN untuk mobil listrik membuat produsen perlu menghitung kembali strategi produksinya di Indonesia. Toyota menjadi salah satu pabrikan yang mempertimbangkan dampak perubahan kebijakan tersebut terhadap kegiatan industrinya.

Perhitungan itu berkaitan dengan komponen lokal, investasi, hingga biaya produksi kendaraan. Bagi industri otomotif, peningkatan TKDN juga mendorong penggunaan lebih banyak komponen buatan dalam negeri dan berpotensi memperkuat rantai pasok lokal seiring berkembangnya kendaraan listrik. Baca selengkapnya.

Mobil Listrik Wuling Hangus Terbakar di Bandung

Mengenal Alat Khusus untuk Kebakaran Mobil Listrik

Perkembangan penggunaan mobil listrik di Indonesia membuat aspek keselamatan menjadi salah satu hal yang ikut diperhatikan. Salah satunya adalah kesiapan petugas pemadam

img_title

VIVA.co.id

16 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |