VIVA – Vasektomi pada pria kerap dianggap sebagai prosedur yang membuat seorang pria tidak bisa memiliki anak selamanya. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya keliru, tetapi ada sejumlah hal penting yang perlu dipahami sebelum menjalani metode kontrasepsi permanen ini.
Vasektomi merupakan salah satu pilihan kontrasepsi jangka panjang bagi pria yang sudah yakin tidak ingin memiliki keturunan lagi. Dalam dunia medis, prosedur ini dikenal pula sebagai Metode Operasi Pria (MOP), yakni tindakan untuk menghentikan perjalanan sperma dari testis menuju cairan semen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berdasarkan rekomendasi Centers for Disease Control and Prevention (CDC), vasektomi termasuk metode kontrasepsi permanen dengan tingkat kegagalan penggunaan tipikal sekitar 0,15 per 100 pengguna pada tahun pertama. Namun, metode ini tidak langsung efektif setelah tindakan dilakukan. Pemeriksaan sperma tetap diperlukan untuk memastikan prosedur telah berhasil.
Apa Itu Vasektomi?
Secara sederhana, vasektomi dilakukan dengan memutus atau menutup vas deferens, yaitu sepasang saluran yang membawa sperma dari testis. Ketika saluran tersebut telah diinterupsi, sperma baru tidak lagi masuk ke dalam air mani yang dikeluarkan saat ejakulasi.
Dokter Jameson menjelaskan bahwa prosedur tersebut umumnya berlangsung singkat.
“Prosedur ini biasanya memakan waktu sekitar 20–30 menit. Satu atau dua sayatan kecil dibuat pada skrotum menggunakan pisau bedah atau alat tanpa pisau,” kata Dr. Jameson, melansir laman AMA, Kamis 17 September 2026.
“Vas deferens kemudian dipotong dan diikat atau ditutup menggunakan panas. Kulitnya bisa ditutup dengan jahitan atau tidak," sambungnya.
Sementara itu, Dr. Wald menerangkan bahwa vasektomi merupakan tindakan bedah minor yang umumnya dilakukan dengan anestesi lokal.
“Vasektomi adalah prosedur bedah minor yang bertujuan untuk mencapai kontrasepsi permanen,” kata Dr. Wald.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menjelaskan bahwa “prosedur tersebut biasanya dilakukan di klinik dengan anestesi lokal, yang berarti pemberian obat bius untuk membuat area tersebut mati rasa.”
Dalam kondisi tertentu, prosedur juga dapat dilakukan di ruang operasi dengan sedasi atau anestesi umum, tergantung kondisi anatomi dan pilihan pasien. Meski demikian, sebagian besar vasektomi dilakukan dengan anestesi lokal.
Halaman Selanjutnya
Benarkah Vasektomi Membuat Pria Tidak Bisa Punya Anak?

4 hours ago
2











