Jakarta, VIVA - Jumlah korban tewas kecelakaan tabrakan Kereta Rel Listrik (KRL) dengan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, bertambah.
Kini totalnya ada 15 orang. Hal itu diungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"(Korban) Meninggal 15 (orang)," kata dia, Selasa, 28 April 2026.
Jika dirinci, 10 jenazah berada di RS (Rumah Sakit) Polri, tiga jenazah di RS Umum Daerah (RSUD) Bekasi, satu jenazah di RS Bela, dan satu jenazah lagi di RS Mitra. Kemudian, untuk korban luka-luka ada 76 orang.
"Total (korban) 91 orang," kata dia lagi.
Untuk diketahui, perjalanan kereta api di wilayah Bekasi Timur, Jawa Barat, sempat terganggu setelah terjadi insiden di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, Senin malam, 27 April 2026. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan saat ini proses evakuasi masih berlangsung.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.52 WIB di KM 28+920. Insiden tersebut melibatkan rangkaian PLB 5568A (CL KPB–CKR) yang tertemper oleh PLB 4B atau KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi.
Akibat kejadian itu, operasional perjalanan kereta api di lintas tersebut terdampak dan mengalami gangguan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa atas ketidaknyamanan yang terjadi.
"Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” ujar Franoto.
Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Begini Kondisinya
Kecelakaan tragis yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin 27 April 2026 menyisakan duka mendalam. Korban termasuk karyawan aktris Alice Norin.
VIVA.co.id
28 April 2026

2 hours ago
2



























