Ledakan Tempat Penyimpanan Bahan Peledak Pertambangan di Myanmar, Puluhan Orang Tewas

1 week ago 5

Senin, 1 Juni 2026 - 16:41 WIB

Jakarta, VIVA – Ledakan dahsyat terjadi di sebuah bangunan yang dilaporkan menjadi tempat penyimpanan bahan peledak pertambangan di timur laut Myanmar pada Minggu 31 Mei dan menewaskan lebih dari 45 orang, menurut petugas penyelamat dan media setempat.

Ledakan yang terjadi sekitar tengah hari di kota Namhkam, negara bagian Shan, itu juga melukai sekitar 70 orang lainnya, 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lokasi kejadian berada sekitar 3 kilometer di selatan perbatasan China yang dikuasai Tentara Pembebasan Nasional Ta'ang (TNLA), kelompok bersenjata etnis dan organisasi politik yang memperjuangkan otonomi di Myanmar.

Stasiun televisi pemerintah China, CCTV, melaporkan banyak rumah penduduk rusak akibat ledakan tersebut.

Menurut temuan awal, ledakan terjadi di tempat penyimpanan bahan peledak pertambangan.

Sejumlah media Myanmar melaporkan bahwa korban tewas dalam insiden tersebut berkisar antara 50 hingga 55 orang.

Foto dan video yang beredar di media setempat menunjukkan kepulan asap besar di lokasi kejadian. Bangunan rusak dan puing-puing terlihat berserakan di kawasan tersebut.

"Sejauh ini, di antara para korban, 25 dilaporkan perempuan dan 30 laki-laki, sementara puluhan lainnya terluka dan beberapa diyakini masih terjebak, sementara operasi penyelamatan masih berlangsung," sebut kantor berita Shwe Phee Myay di negara bagian Shan dalam laporannya .

Petugas bencana menyerukan masyarakat untuk mendonorkan darah di Rumah Sakit Umum Namhkam karena situasi masih terus berkembang, menurut laporan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan yang diunggah di akun Telegram, TNLA mengaku menyimpan gelignit untuk digunakan di lokasi pertambangan dan penggalian.

Mereka menambahkan bahwa penyelidikan untuk mengetahui penyebab ledakan tersebut telah dimulai. (Ant)

Ilustrasi tambang

Kejati Kaltara Dalami Kasus Dugaan Pertambangan di Nunukan, Sejumlah Saksi Diperiksa

Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara (Kejati Kaltara) terus melakukan pendalaman penyidikan perkara pertambangan di Kabupaten Nunukan.

img_title

VIVA.co.id

29 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |