Jakarta, VIVA – PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (“Mandiri Inhealth”) pada kuartal I (Q1) tahun 2026 menunjukkan pertumbuhan positif. Perusahaan mencatat laba bersih sebesar Rp82,8 miliar, meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp45,4 miliar. Dengan demikian, laba bersih perusahaan tumbuh sebesar 82% secara year-on-year (YoY), mencerminkan fundamental bisnis yang semakin kuat.
Pertumbuhan laba bersih tersebut didorong oleh strategi bisnis yang terukur, termasuk optimalisasi portofolio, peningkatan kualitas underwriting, serta pengelolaan risiko yang disiplin. Selain itu, Mandiri Inhealth juga terus mendorong inovasi layanan dan produk guna menjawab kebutuhan pasar yang semakin dinamis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Mandiri Inhealth, Marihot H Tambunan menegaskan kepemimpinan strategis melalui penguatan bisnis dan operasional, serta fokus pada kebutuhan Peserta. Langkah ini menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus memperkuat daya saing perusahaan.
“Mandiri Inhealth terus memperkuat strategi pertumbuhan melalui inovasi, akselerasi digitalisasi, serta peningkatan kualitas layanan. Dengan pertumbuhan 82% pada Q1 2026 ini, kami optimis dapat menjaga momentum kinerja sekaligus memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Marihot dikutip dari keterangannya, Kamis, 30 April 2026.
Sejalan dengan pencapaian kinerja tersebut, Marihot juga meraih penghargaan Indonesia Financial Top Leader 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kepemimpinan yang dinilai mampu membawa perusahaan tetap adaptif dan bertumbuh di tengah dinamika industri asuransi.
“Penghargaan ini sebagai bentuk kepercayaan atas komitmen Perusahaan dalam menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim untuk melayani sepenuh hati kepada peserta,” tutup Marihot.
Mandiri Inhealth terus memperkuat perannya dalam memberikan perlindungan asuransi yang diandalkan. Melayani lebih dari 1,6 juta peserta dengan didukung lebih dari 7.000 jaringan provider yang tersebar luas di seluruh Indonesia.
Kuartal I-2026, Astra Bukukan Laba Bersih Rp5,85 Triliun
Dari sisi pendapatan, Astra membukukan Rp78,67 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini, turun 6 persen secara tahunan dibandingkan Rp83,36 triliun pada tahun lalu.
VIVA.co.id
30 April 2026

1 day ago
1



























