Mudik Lebaran dengan Mobil Listrik? Ini 7 Trik Agar Perjalanan Lancar

2 weeks ago 4

Kamis, 26 Februari 2026 - 23:30 WIB

Jakarta, VIVA – Mudik Lebaran selalu menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia. Tren penggunaan mobil listrik untuk mudik pun mulai meningkat, seiring semakin banyaknya produsen yang menawarkan kendaraan ramah lingkungan.

Ilustrasi mobil listrik / cas kendaraan listrik

Photo :

  • VIVA/Krisna Wicaksono

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, mudik dengan mobil listrik tentu berbeda dibandingkan mobil konvensional, terutama soal pengisian baterai dan perencanaan jarak tempuh. Agar perjalanan tetap lancar dan menyenangkan, berikut 7 trik yang perlu diperhatikan.

1. Rencanakan Rute dan Titik Pengisian Daya

Mobil listrik memiliki jarak tempuh terbatas per pengisian, biasanya antara 200–400 km tergantung model. Oleh karena itu, penting untuk merencanakan rute mudik sekaligus menandai titik stasiun pengisian daya (SPKLU). Beberapa aplikasi peta kini sudah menyediakan fitur lokasi charger mobil listrik, sehingga memudahkan perencanaan perjalanan.

2. Perhatikan Kapasitas Baterai Sebelum Berangkat

Pastikan baterai mobil terisi penuh sebelum memulai perjalanan. Selain itu, hitung jarak tempuh dan kemungkinan penambahan waktu akibat macet di jalur mudik. Mengisi baterai hingga 80–100% sangat dianjurkan untuk perjalanan jarak jauh agar tidak terganggu di tengah jalan.

3. Manfaatkan Waktu Istirahat untuk Mengisi Daya

Jangan hanya mengandalkan stasiun pengisian saat baterai hampir habis. Rencanakan waktu istirahat di rest area yang menyediakan fasilitas charging. Hal ini sekaligus memberi kesempatan untuk beristirahat, makan, dan melakukan pemeriksaan ringan pada kendaraan.

4. Gunakan Mode Berkendara Hemat Energi

Sebagian mobil listrik memiliki mode berkendara hemat energi. Mengaktifkan mode ini dapat memperpanjang jarak tempuh per pengisian, terutama saat melintasi jalur tol panjang. Selain itu, hindari akselerasi mendadak dan kecepatan tinggi yang dapat menguras baterai lebih cepat.

5. Pantau Suhu Baterai

Baterai mobil listrik sensitif terhadap suhu ekstrem. Saat berkendara jarak jauh, terutama saat panas terik, perhatikan indikator suhu baterai. Hindari mengisi daya saat baterai terlalu panas, karena dapat memperlambat proses pengisian dan menurunkan umur baterai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

6. Siapkan Alternatif Transportasi Darurat

Walaupun stasiun pengisian semakin banyak, tetap bijak menyiapkan opsi darurat seperti layanan towing atau kendaraan cadangan. Hal ini penting jika terjadi kondisi tak terduga seperti gangguan teknis atau antrean panjang di SPKLU.

Halaman Selanjutnya

7. Update Aplikasi dan Informasi Lalu Lintas

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |