Netanyahu Diam-Diam Hubungi Trump, Serangan ke Iran Bakal Dilanjutkan

3 weeks ago 8

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00 WIB

VIVA –Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dilaporkan melakukan panggilan telepon dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Minggu malam kemarin. Dalam panggilan tersebut, keduanya sempat membicarakan terkait perang dengan Iran. Hal ini juga dibenarkan oleh kantor PM Israel kepadaTimes of Israel.

Menurut laporan media berbahasa Ibrani, keduanya menyinggung tentang kemungkinan dimulainya kembali perang dengan Iran termasuk perjalanan dinas Trump ke China Jumat kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir laman Times of Israel, Senin 18 Mei 2026, setelah panggilan tersebut, Netanyahu dijadwalkan menggelar diskusi keamanan dengan sejumlah menteri dan pejabat senior Israel di kantornya di Yerusalem. Pertemuan yang sering disebut sebagai ’kabinet keamanan kecil’ itu biasanya dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar, Menteri Pertahanan Israel Katz, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, serta pimpinan Partai Shas Aryeh Deri.

Sementara itu, pekan lalu sebuah laporan menyebut Israel dan AS sedang melakukan persiapan intenif untuk melanjutkan perang dengan Iran dalam kurun waktu pekan ini. Diskusi pada Minggu itu terjadi setelah sebuah drone menghantam pembangkit listri tenaga nuklir di UEA.

Trump juga disebut akan menggelar rapat Situation Room pada Selasa bersama penasihat keamanan nasional utamanya guna membahas opsi tindakan militer terhadap Iran. Informasi itu dilaporkan Axios dengan mengutip dua pejabat AS.

Meski negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran mandek sejak gencatan senjata berlaku pada 8 April, Trump diyakini masih percaya Iran ingin mencapai kesepakatan. Namun, ia juga mengancam akan ada konsekuensi jika para pemimpin Iran tidak segera bertindak.

“Bagi Iran, waktunya terus berjalan, dan mereka harus bergerak cepat atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. WAKTU SANGAT KRUSIAL!” tulis Trump di media sosial.

Dalam rapat kabinet mingguan sebelum berbicara dengan Trump, Netanyahu mengatakan bahwa Israel terus memantau Iran dengan cermat.

“Mata kami terbuka terkait Iran,” kata Netanyahu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyinggung perjalanan Trump ke China pekan lalu.

“Saya tentu akan mendengar kesannya dari kunjungan ke China, mungkin juga hal-hal lainnya. Jelas ada banyak kemungkinan, dan kami siap menghadapi segala skenario,” sambung dia.

Halaman Selanjutnya

Pekan lalu, Trump mengunjungi China untuk menghadiri pertemuan dengan Presiden China, Xi Jinping. Trump mengklaim Xi menawarkan bantuan untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur penting distribusi minyak dunia yang diblokir Iran. Ia juga mengatakan Xi berjanji tidak akan mengirim bantuan peralatan militer kepada Iran dalam perang tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |