Pakar: Serangan AS-Israel ke Iran Dinilai Uji Kredibilitas Board of Peace Bentukan Trump

1 week ago 8

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:01 WIB

Jakarta, VIVA – Pakar hubungan internasional Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam, menilai serangan militer Amerika Serikat bersama Israel ke Iran menjadi ujian serius bagi kredibilitas Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.

“Serangan terhadap Iran ini mempertajam kontradiksi antara retorika stabilitas dan praktik militer di lapangan, sekaligus menguji kredibilitas narasi perdamaian melalui Board of Peace (BoP),” ujar Ahmad dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, eskalasi konflik tersebut juga menjadi momentum refleksi bagi negara-negara Islam yang relatif independen, seperti Turki dan Indonesia, untuk meninjau kembali kerja sama dengan BoP.

Potensi Rekayasa Ulang Keseimbangan Kawasan

Ahmad menilai seluruh kekuatan global perlu mendorong langkah deeskalasi dalam konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Ia menegaskan, langkah militer yang dilakukan AS dan Israel bukan sekadar upaya menetralisasi Iran, melainkan bisa dibaca sebagai bagian dari proyek rekayasa ulang keseimbangan kekuatan di Timur Tengah.

Lebih lanjut, Ahmad mengingatkan bahwa jika dinamika konflik di kawasan tersebut dianggap sebagai sesuatu yang normal dan dunia internasional memilih berdiam diri, maka potensi ekspansi konflik bisa meluas ke wilayah lain.

“Termasuk Greenland, Kanada, atau kawasan Eropa dan Amerika Latin lainnya akan menjadi sasaran selanjutnya,” katanya.

Rangkaian Serangan dan Respons Balasan

Sebelumnya, Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Dalam kesempatan terpisah, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa militer Amerika telah memulai operasi tempur besar-besaran di Iran.

Salah satu serangan yang dilaporkan berupa tujuh roket yang menghantam Teheran, termasuk area yang berdekatan dengan kediaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan roket ke wilayah Israel serta sejumlah target lain di Qatar, Uni Emirat Arab, hingga Bahrain.

Prabowo Siap Fasilitasi Dialog

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah eskalasi tersebut, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto siap bertolak ke Iran guna memfasilitasi dialog demi mendorong terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif di kawasan.

Upaya diplomasi Indonesia tersebut dinilai menjadi bagian dari komitmen menjaga stabilitas dan mendorong penyelesaian damai atas konflik yang berpotensi meluas secara regional maupun global. (ANTARA)

Serangan Israel dibantu AS ke Iran

Ekonom: Serangan Israel ke Iran Bisa Dorong Harga Minyak Tembus 100 Dolar AS per Barel

CORE Indonesia sebut serangan Israel ke Iran berpotensi dorong harga minyak tembus 100 dolar AS per barel. Dampaknya bisa picu kenaikan BBM dan inflasi.

img_title

VIVA.co.id

1 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |