Panjat Tebing Jadi Andalan! Indonesia Finis ke-11 di Asian Beach Games 2026, Raih 1 Emas dan 2 Perak

5 hours ago 3

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:00 WIB

Sanya, VIVA – Kontingen Indonesia harus puas menutup kiprah di Asian Beach Games 2026 dengan menempati peringkat ke-11 klasemen akhir. Meski tak mendominasi perolehan medali, Merah Putih tetap membawa pulang satu emas dan dua perak dari cabang olahraga panjat tebing.

Ajang yang digelar di Sanya, Tiongkok, pada 22–30 April 2026 itu menjadi panggung pembuktian bahwa panjat tebing masih menjadi salah satu andalan Indonesia di level internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu-satunya medali emas disumbangkan oleh pasangan Desak Made Rita Kusuma dan Kadek Adi Asih dari nomor women’s relay. Keduanya tampil impresif hingga mengalahkan wakil Korea Selatan, Jeong Jimin dan Sung Hanareum, di partai final.

Tak hanya menang, Desak dan Kadek juga sempat mencetak rekor dunia baru pada babak semifinal. Namun, Desak mengaku pencapaian tersebut di luar ekspektasi.

"Kami tidak menyangka bisa memecahkan rekor karena hanya fokus tampil maksimal," ujar Desak dikutip Kemenpora.

Desak Made Rita Kusuma Dewi

Photo :

  • twitter.com/ifsclimbing

Sementara itu, dua medali perak Indonesia sama-sama dipersembahkan oleh Antasyafi Robby Al Hilmi. Ia finis sebagai runner-up di nomor men’s individual, sebelum kembali naik podium di nomor men’s relay bersama Raharjati Nursamsa.

Meski belum mampu meraih emas, Robby menilai hasil ini menjadi motivasi besar untuk menatap target lebih tinggi.

"Semoga kami bisa terus berkembang hingga menembus Olimpiade," harap Robby, merujuk pada Olimpiade Los Angeles 2028.

Pelatih tim panjat tebing Indonesia, Galar Pandu Asmoro, menegaskan bahwa Asian Beach Games bukan sekadar ajang berburu medali. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi sarana evaluasi kesiapan atlet menghadapi turnamen yang lebih kompetitif.

“Kami tidak memasang target kepada atlet. Hanya saja mereka harus bermain sebaik-baiknya karena Asian Beach Games ini bisa menjadi alat ukur kesiapan kita menghadapi World Climbing Series,” kata Galar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara keseluruhan, Indonesia mengirimkan 22 atlet yang tersebar di tiga cabang olahraga, yakni panjat tebing, basket 3x3, dan voli pantai. Namun, hanya panjat tebing yang mampu menyumbangkan medali.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi Indonesia sebagai kekuatan dunia di panjat tebing.

Halaman Selanjutnya

“Prestasi ini berkat doa dan dukungan tanpa henti dari masyarakat kepada para atlet kita. Perjuangan mereka luar biasa,” ujar Erick.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |