Jakarta, VIVA – PT Pegadaian kian agresif menggarap pasar generasi muda. Anak perusahaan plat merah ini menggelar berbagai aktivitas berbasis komunitas guna menggaet kalangan Generasi Z (Gen Z) untuk mulai berinvestasi emas digital dengan nominal kecil.
Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk Pegadaian, Selfi Dewiyanti, menyampaikan aplikasi investasi emas digital milik perusahaan, Tring!, mendapat respons positif. Selfie menyampaikan, jumlah pengguna mencapai 6 juta nasabah kurang dari satu tahun sejak peluncuran perdana pada bulan Oktober 2025 lalu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, jumlah nasabah Pegadaian saat ini telah melampaui 20 juta. Dari angka tersebut, Selfie membidik sekitar 70 persen nasabah Pegadaian juga menjadi pengguna aplikasi Tring!.
"Kita ingin 70 persen dari nasabah kita menjadi nasabah Tring. Jadi kalau pertanyaannya berapa, targetnya 70 persen dari total nasabah," kata Selfie saat ditemui di acara kegiatan Tring! Golden Run di Jakarta pada Minggu, 26 April 2026.
![]()
Lebih lanjut, Selfie membocorkan strategi akuisisi melalui pendekatan berbasis komunitas. Perseroan menjadikan segmen Gen Z menjadi fokus utama mengingat kelompok ini sudah mendominasi hampir setengah dari total nasabah.
“Anak-anak Gen Z akan jadi target kita. Karena 50 persen nasabah kita adalah nasabah Gen Z dan kita akan meluaskan itu,” tegas Selfie.
Berbagai kegiatan pun digelar untuk menjangkau anak muda lebih banyak menjadi pengguna TRING, mulai dari acara musik hingga olahraga seperti TRING Golden Run ini. Melalui pendekatan ini, Pegadaian ingin menghadirkan investasi sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih relevan bagi generasi muda.
Selfie menambahkan, Tring! menawarkan kemudahan modal yang menjadi daya tarik utama. Produk tabungan emas digital dari Pegadaian memungkinkan masyarakat mulai berinvestasi hanya dengan nominal kecil, bahkan mulai dari Rp10 ribu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Tabungan mulai dari Rp10 ribu ini sangat tepat untuk memberikan literasi kepada anak muda agar mulai investasi dari sekarang,” ujarnya.
Menurut Selfie, skema ini dapat menjadi pintu masuk bagi anak muda untuk mulai membangun kebiasaan investasi sejak dini. Ia pun mengajak generasi muda untuk mulai mengalihkan sebagian pengeluaran konsumtif ke instrumen yang lebih produktif.
Halaman Selanjutnya
“Daripada beli kopi ya kan,” pungkas Selfie.

4 days ago
2



























