Minggu, 1 Maret 2026 - 17:00 WIB
Irak, VIVA – Pemerintah Irak telah mengumumkan tiga hari masa berkabung nasional atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei pada Minggu, 1 Maret 2026.
“Dengan kesedihan dan dukacita yang mendalam, kami menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Iran yang terhormat dan seluruh umat Islam atas syahidnya ulama dan pejuang, Pemimpin Tertinggi, Yang Mulia Grand Ayatollah Sayyid Ali al-Husseini al-Khamenei, yang kami anggap sebagai salah satu dari keluarga Nabi,” kata juru bicara pemerintah Irak, Bassem al-Awadi dalam pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Irak, dilansir dari Al Jazeera, Minggu, 1 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Langit Iran Bersih Usai Maskapai Global Batalkan Penerbangan
Photo :
- CNBC Internasional
Tak hanya itu, pemerintah Irak menyatakan serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran merupakan tindakan tak terpuji dan melanggar hukum internasional.
"Sebagai hasil dari agresi yang terang-terangan dan tindakan yang tidak terpuji yang melanggar semua norma manusia dan moral, serta jelas melanggar hukum dan konvensi internasional,” ujar dia.
Sebelumnya, media milik pemerintah Iran resmi mengonfirmasi kabar kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, setelah rentetan serangan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Akibat serangan mematikan itu, Ali Khamenei beserta keluarga intinya tewas.
Dilansir dari Al Jazeera, keluarga sang pemimpin Ali Khamenei dilaporkan tewas, laporan itu menyebutkan bahwa, "Media pemerintah Iran mengatakan putri, menantu laki-laki, dan cucu Khamenei juga tewas."
Menyusul dengan kematian Ali Khamenei dan keluarganya, pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.
Sementara, gelombang baru serangan rudal telah diluncurkan Iran terhadap Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah, demikian diumumkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Minggu, 1 Maret 2026.
"Gelombang keenam serangan rudal dan drone ke wilayah Israel dan pangkalan militer AS di kawasan ini telah dimulai," kata IRGC, sebagaimana dikutip kantor berita ISNA.
Serangan Israel dibantu AS ke Iran
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
IRGC menyampaikan bahwa serangan tersebut diarahkan ke 27 titik, antara lain pangkalan udara Tel Nof di Israel tengah, markas besar angkatan darat Israel, dan sebuah kompleks industri militer di Tel Aviv.
"Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran tidak akan membiarkan sirene alarm di Israel dan pangkalan AS menjadi hening, dan kami akan melancarkan tahapan balas dendam yang keras melalui serangan yang bertahap," demikian pernyataan IRGC.
Ali Khamenei Gugur, Ratusan Warga Iran Turun ke Jalan Kutuk AS dan Israel
Demonstrasi pecah di seluruh Iran usai Ayatollah Ali Khamenei diumumkan gugur dalam serangan AS-Israel. Pemerintah tetapkan 40 hari berkabung nasional.
VIVA.co.id
1 Maret 2026

1 week ago
6











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
