Penyebab John Herdman Panggil Mathew Baker ke Timnas Indonesia Senior untuk FIFA Matchday Juni 2026

1 week ago 4

Senin, 1 Juni 2026 - 16:02 WIB

VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memilih Mathew Baker untuk memperkuat tim senior. Padahal, sang bek kiri sebelumnya diproyeksikan untuk tim U-19.

Skuad Garuda akan melanjutkan kiprahnya di FIFA Matchday pada Juni ini. Mereka dijadwalkan untuk menghadapi Oman dan juga Mozambik pada tanggal 5 dan juga 9 Juni 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Minggu (31/5/2026) malam kemarin WIB, PSSI telah mengumumkan daftar 23 pemain yang dipanggil. Kebanyakan nama yang dipanggil bukanlah kejutan, dengan Kevin Diks, Emil Audero, dan Ole Romeny tetap diandalkan.

Namun, ada satu nama yang mencuri perhatian, yaitu Mathew Baker. Dia adalah bek kiri berusia 17 tahun yang baru saja diproyeksikan membela Timnas Indonesia U-19.

Baker sudah menjadi andalan Timnas Indonesia di level U-17. Pada Juni ini, dia seharusnya memperkuat tim U-19 asuhan Nova Arianto di pentas Piala AFF U-19 2026.

Namun, seiring dengan pemanggilan dari Herdman, partisipasi Baker untuk ajang tersebut terbatas. Untuk saat ini, sang pemain keturunan Australia akan memperkuat Timnas Indonesia di level senior.

Sebelum memutuskan untuk memanggil Baker, Herdman sudah menjelaskan alasannya membiarkan sang pemain berlatih bersama tim senior. Dia melihat bahwa Baker pantas untuk mendapatkan kesempatan akselerasi karena potensi yang dimiliki olehnya.

“Ya, Matthew Baker adalah pemain muda yang sangat menjanjikan. Salah satu bagian dari strategi kami adalah strategi akselerasi. Dari pengalaman saya, ketika melihat pemain dengan potensi seperti itu, penting untuk mempercepat perkembangan kariernya,” kata Herdman kepada awak media pada Sabtu (30/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena kesempatan bagi seorang pemain untuk berpindah dari kompetisi seperti A-League menuju liga Tier 1 atau Tier 2 di Eropa sangatlah singkat. Jika seorang pemain mendapat kesempatan di level internasional, ia akan lebih mudah dilihat dan perkembangan kariernya bisa meningkat lebih cepat,” tandasnya.

Dia bahkan melihat Mathew Baker seperti striker Timnas Kanada, Jonathan David, yang pernah diasuh olehnya. David, yang kini memperkuat Juventus, juga langsung diberi kesempatan berlatih di tim senior ketika dirinya melatih di Timnas Kanada saat sang striker masih berusia 17 tahun.

Halaman Selanjutnya

“Saya pernah melakukan hal yang sama dengan Jonathan David di Kanada. Saat itu dia masih berusia 17 tahun dan bermain di akademi Gent. Kami mempercepat perkembangan kariernya dengan memberikan kesempatan bermain, meskipun ada pemain yang lebih senior,” kata Herdman.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |