Pep Guardiola Kecam Siulan Suporter Leeds Saat Pemain Manchester City Berbuka Puasa

1 week ago 5

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:12 WIB

Leeds, VIVA – Pertandingan antara Manchester City dan Leeds United di Elland Road dalam lanjutan Premier League di Elland Road, Minggu dini hari WIB, 1 Maret 2026, tak hanya menyita perhatian karena hasil akhir, tetapi juga karena momen yang terjadi di tengah pertandingan.

Laga sempat dihentikan pada menit ke-13 untuk memberi kesempatan kepada para pemain Manchester City yang menjalankan ibadah Ramadhan berbuka puasa setelah matahari terbenam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jeda singkat tersebut merupakan prosedur yang telah diizinkan pihak liga sebagai bentuk penghormatan terhadap pemain Muslim yang tetap bertanding sambil berpuasa.

Dalam pertandingan itu, sejumlah pemain City yang menjalankan ibadah puasa antara lain Omar Marmoush, Rayan Aït-Nouri, Rayan Cherki, serta Abdukodir Khusanov. Mereka menepi sejenak ke sisi lapangan untuk minum dan mengonsumsi makanan ringan sebelum pertandingan kembali dilanjutkan.

Namun, momen tersebut justru diwarnai siulan dari sebagian suporter tuan rumah. Reaksi itu terdengar jelas dari tribun stadion dan memicu perdebatan luas, baik di dalam stadion maupun di media sosial. Sebagian pihak menilai siulan tersebut sebagai bentuk ketidaksabaran karena laga dihentikan, sementara yang lain menganggapnya sebagai sikap yang tidak menghormati praktik keagamaan pemain.

Pelatih Manajer Manchester City, Pep Guardiola

Pelatih City, Pep Guardiola, secara terbuka mengecam reaksi tersebut dalam konferensi pers usai laga. Ia menegaskan bahwa sepak bola modern harus menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini dunia modern. Kita harus menghormati agama dan keyakinan. Itu bukan masalah,” ujar Guardiola dilansir ESPN. Ia juga menambahkan bahwa jeda tersebut bukan keputusan sepihak klubnya. “Itu bukan keputusan kami. Premier League mengizinkan hal itu, dan kita harus menghormatinya,” tegasnya.

Organisasi anti-diskriminasi sepak bola Inggris, Kick It Out, turut menyayangkan insiden tersebut. Mereka menilai sepak bola seharusnya menjadi ruang inklusif bagi semua latar belakang, termasuk pemain yang menjalankan ibadah. Insiden di Elland Road pun menjadi pengingat bahwa edukasi dan kesadaran tentang keberagaman masih perlu terus diperkuat di dunia sepak bola.

Ilustrasi salat tahajud.

Jadwal Salat Lengkap Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026 untuk Wilayah Jakarta dan Sekitarnya

Jadwal salat Minggu, 1 Maret 2026 untuk Jakarta dan sekitarnya lengkap dengan waktu Subuh, Dzuhur, Asar, Maghrib, dan Isya sebagai panduan ibadah umat Muslim di bulan.

img_title

VIVA.co.id

1 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |