Jakarta, VIVA – Gaya hidup sedentari atau minim aktivitas fisik kini menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar masyarakat modern. Rutinitas duduk berjam-jam di depan komputer, penggunaan gawai yang intens, serta kurangnya waktu berolahraga membuat tubuh jarang bergerak secara optimal. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, hipertensi, hingga penyakit jantung.
Sejumlah studi kesehatan menunjukkan bahwa kurang gerak tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan mental. Risiko stres, gangguan suasana hati, hingga penurunan kualitas tidur kerap dikaitkan dengan pola hidup yang tidak aktif. Karena itu, para ahli menyarankan kombinasi aktivitas fisik rutin dan pola makan seimbang sebagai langkah preventif. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah kekhawatiran tersebut, kesadaran masyarakat Indonesia untuk menjalani gaya hidup aktif mulai menunjukkan peningkatan. Partisipasi dalam kegiatan olahraga komunitas, kelas kebugaran, hingga edukasi nutrisi semakin ramai, terutama sepanjang akhir tahun 2025.
Salah satu indikatornya terlihat dari penyelenggaraan Customer Fair berskala nasional oleh Herbalife pada November–Desember 2025. Kegiatan ini diikuti lebih dari 36.000 peserta dari 118 kota di Indonesia, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang melibatkan 29.000 peserta dari 92 kota.
![]()
Director & General Manager Herbalife Indonesia, Oktrianto Wahyu Jatmiko, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam pola hidup sehat berbasis komunitas.
“Customer Fair mencerminkan komitmen berkelanjutan kami dalam meningkatkan kesadaran mengenai nutrisi, kesehatan, dan pengembangan komunitas di kalangan pelanggan yang ada maupun calon pelanggan. Selain memberikan pengalaman yang menyenangkan, kegiatan ini dirancang untuk mendorong keterlibatan jangka panjang serta membangun hubungan yang bermakna di dalam komunitas kami," ujar Oktrianto dalam keterangannya, dikutip Kamis 26 Februari 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam rangkaian acaranya, peserta mengikuti berbagai aktivitas seperti lari dan jalan santai, senam bersama, hingga sesi edukasi kesehatan dan nutrisi. Program tersebut juga melibatkan keluarga melalui kegiatan kreatif untuk anak serta sesi pengelolaan berat badan bagi orang tua.
Menurut Oktrianto, pendekatan yang menggabungkan olahraga interaktif dan edukasi menjadi salah satu cara efektif untuk mendorong perubahan kebiasaan.
Halaman Selanjutnya
“Melalui Customer Fair, tujuan kami adalah memperkuat loyalitas dan keterlibatan pelanggan dengan menghadirkan kegiatan olahraga interaktif serta aktivitas yang mendorong gaya hidup sehat. Pada saat yang sama, kami berupaya mengedukasi peserta mengenai hidup sehat serta memberdayakan mereka untuk membuat pilihan yang tepat terkait nutrisi dan kesejahteraan secara menyeluruh," sambungnya.

2 weeks ago
4











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
