Bekasi, VIVA – Peristiwa kecelakaan kereta yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur menjadi perhatian luas masyarakat. Insiden yang terjadi pada Senin malam, 27 April 2026 itu menyisakan duka mendalam bagi banyak pihak.
Tak hanya aparat dan petugas gabungan yang terlibat dalam proses penyelamatan, sejumlah tokoh publik juga terlihat hadir untuk memberikan dukungan moral. Salah satunya adalah Raffi Ahmad yang datang langsung meninjau proses evakuasi korban di lokasi kejadian. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam kunjungannya, Raffi hadir bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Keduanya meninjau langsung kondisi lapangan serta proses penanganan korban yang masih berlangsung hingga malam hari.
Selain meninjau lokasi secara langsung, Raffi Ahmad juga menyampaikan rasa belasungkawa melalui unggahan di media sosial pribadinya. Ia menyampaikan doa khusus bagi para korban yang terdampak dalam tragedi tersebut.
“Keluarga besar Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni turut berduka cita atas kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi,” tulisnya yang dikutip dari Instagram @ukp_mudaseni_raffiahmad pada Selasa, 28 April 2026.
Raffi juga mendoakan para korban luka agar segera pulih serta keluarga korban yang meninggal dunia diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.
“Semoga para korban yang mengalami luka, semoga segera diberikan kesembuhan, para korban yang meninggal dunia diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” tambahnya.
Kecelakaan antara kereta jarak jauh dan kereta komuter ini terjadi di salah satu jalur tersibuk di wilayah Bekasi. Insiden bermula ketika sebuah kendaraan diduga mengalami gangguan di lintasan dekat Bulak Kapal, yang kemudian memicu serangkaian tabrakan beruntun.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Benturan keras antara kereta menyebabkan gerbong belakang KRL mengalami kerusakan berat. Bahkan, gerbong khusus perempuan disebut sebagai titik yang mengalami dampak paling parah akibat posisi benturan.
Data sementara menunjukkan bahwa kecelakaan tersebut menimbulkan empat korban jiwa serta puluhan korban luka-luka. Beberapa korban bahkan sempat terjebak di dalam gerbong yang rusak, sehingga proses evakuasi berlangsung dramatis dan membutuhkan kerja sama berbagai pihak.
Halaman Selanjutnya
Petugas gabungan dari berbagai instansi bekerja keras untuk mengevakuasi korban di tengah kondisi yang cukup berbahaya dan terbatas ruang geraknya.

3 days ago
2



























