Senin, 7 September 2026 - 18:15 WIB
VIVA - Raja Malaysia Yang Dipertuan Agong Sultan Ibrahim mencabut penetapan keadaan darurat kabut asap di seluruh Wilayah Serian, Negara Bagian Sarawak, Malaysia, pada Senin, 7 September 2026.
Menurut pernyataan dalam unggahan media sosial resmi Kantor Perdana Menteri Malaysia dipantau dari Jakarta, keputusan tersebut diambil setelah Sultan Ibrahim menerima pandangan dari Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim serta Premier Sarawak Abang Abdul Rahman Zohari.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, sejumlah lembaga terkait juga melaporkan bahwa Indeks Pencemaran Udara (IPU) di Wilayah Serian tidak lagi berada pada level yang berbahaya.
Meskipun demikian, tingkat IPU sejumlah daerah di Negara Bagian Sarawak, terutama Serian dan Samarahan, masih tercatat sangat tidak sehat.
Pemerintah Malaysia dan Pemerintah Negara Bagian Sarawak pun akan terus memantau situasi kabut asap dan indeks pencemaran udara di wilayah tersebut.
“Warga di daerah yang terdampak disarankan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan selalu mematuhi instruksi dari pihak berwenang,” demikian pernyataan itu.
Sebelumnya, Sultan Ibrahim menetapkan keadaan darurat di seluruh Wilayah Serian pada Sabtu (5/9) menyusul kabut asap yang telah mencapai tingkat pencemaran udara yang membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Menurut laporan kantor berita Turkiye, Anadolu Ajansi, Malaysia melakukan operasi penyemaian awan selama tiga hari di bagian timur Negara Bagian Sarawak sejak Kamis (3/9) untuk memulihkan ketinggian air bendungan serta mengurangi dampak kabut asap di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Malaysia pun meminta izin untuk memanfaatkan wilayah udara Indonesia dalam operasi tersebut, seiring upaya untuk menangani kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Indonesia.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Vahd Nabyl A. Mulachela menyatakan bahwa Indonesia terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan negara-negara di kawasan serta memanfaatkan mekanisme ASEAN dalam penanganan kabut asap (Ant)
PM Malaysia dan Jokowi Teleponan, Bahas Bencana Gunung Berapi hingga Kabut Asap
Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menghubungi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang sedang berkunjung ke Penang, untuk menghadiri dialog perdamaian.
VIVA.co.id
6 September 2026

3 hours ago
2












