Serangan Udara Israel Membabi Buta, 2 Bayi dan Petugas Medis Tewas

2 hours ago 2

Senin, 7 September 2026 - 18:52 WIB

VIVA - Sebelas warga Palestina, termasuk dua bayi dan dua petugas medis, tewas dan lima lainnya terluka dalam serangan udara Israel di sebuah bangunan dan kendaraan di Kota Kfar Rumman, Lebanon selatan, Minggu malam, 6 September 2026, waktu setempat.

Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan sembilan orang tewas dan lima lainnya terluka setelah pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara lewat tengah malam yang menghancurkan bangunan tempat tinggal tiga lantai milik Dani Farhat, di dekat bundaran "Komunis" di Kfar Rumman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan bahwa tim penyelamat dari berbagai organisasi kesehatan langsung menuju lokasi kejadian dan berupaya mengevakuasi sembilan jasad, termasuk dua bayi, dan lima korban luka.

Pesawat nirawak atau drone Israel juga menargetkan kendaraan sipil sehingga menewaskan dua petugas medis, yakni Ali Shahrour dan Hadi Farhat yang berada di dalamnya.

Selain itu, pesawat Israel melancarkan pula serangan ke Kota Nabatieh al-Fawqa dan Arab Salim dan menghancurkan rumah milik warga bernama Musa Sharara, seperti dikutip dari WAFA.

Sebelumnya, Otoritas kesehatan di Jalur Gaza mengatakan jumlah warga Palestina yang tewas akibat agresi Israel yang masih berlangsung di wilayah tersebut bertambah menjadi 73.651 orang, dengan 174.575 lainnya mengalami luka sejak 7 Oktober 2023.

Rumah sakit di Gaza melaporkan telah menerima 17 jasad dalam 48 jam terakhir, termasuk lima warga yang baru saja tewas, satu orang yang meninggal akibat luka-luka, dan 11 jasad yang dievakuasi dari bawah reruntuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka juga menangani 27 warga Palestina yang terluka. Pihaknya menambahkan bahwa jumlah warga Palestina yang tewas sejak gencatan senjata diberlakukan pada 11 Oktober 2025 telah mencapai 1.344 orang, sementara 4.464 lainnya terluka. Total 815 jasad juga telah berhasil dievakuasi.

Menurut sumber-sumber tersebut, 160 korban tewas lainnya dimasukkan ke data kematian kumulatif setelah pendataan mereka rampung dan diverifikasi selama Agustus, seperti dikutip dari WAFA.

PM Israel Benjamin Netanyahu.

Benjamin Netanyahu Jadi Orang yang Paling Ingin Dihadapi Bilal Hasan

Petarung UFC keturunan Indonesia, Bilal Hasan, blak-blakan ketika mendapat pertanyaan soal sosok yang ingin dihadapinya jika bisa memilih lawan siapa pun.

img_title

VIVA.co.id

7 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |