Semburan Abu Hitam di Pasar Baru Bikin Geger, Polisi Sebut Bukan Abu Vulkanik

2 hours ago 2

Senin, 7 September 2026 - 18:29 WIB

Jakarta, VIVA – Video yang memperlihatkan semburan abu hitam dari sebuah ruko di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, sempat membuat warga geger. Kemunculan asap pekat dari bawah ventilasi pembuangan itu bahkan memunculkan tanda tanya di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @kontributorjakarta, terlihat material berwarna hitam keluar dari celah ventilasi bagian bawah sebuah ruko. Asap kemudian tampak menyebar ke area sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Fenomena apa lagi ini rame di tread adanya semburan abu di pasar baru jakpus benar kah?” tulis keterangan dalam akun tersebut, dikutip Senin, 7 September 2026.

Namun, kepolisian memastikan fenomena tersebut bukan semburan abu vulkanik. Asap hitam itu ternyata berasal dari gardu listrik yang mengalami korsleting.

Kapolsek Sawah Besar, Komisaris Polisi Egy Irwansyah membenarkan peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 6 September 2026.

“Asap dari gardu listrik yang konslet, kemarin itu kejadiannya,” kata Egy.

Saat asap mulai keluar dan menarik perhatian warga, polisi langsung bergerak mengamankan area sekitar. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak mendekat ke sumber semburan asap.

Setelah sumber asap diketahui berasal dari gardu listrik, polisi kemudian berkoordinasi dengan petugas PLN untuk menangani korsleting tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anggota langsung menjaga sekitaran, agar tidak ada yang mendekat, setelah diketahui sumbernya langsung ditangani mas oleh PLN. Sudah (penanganan petugas)," tuturnya.

Penanganan oleh petugas PLN pun telah dilakukan. Dengan demikian, fenomena semburan asap yang sempat membuat heboh warga di kawasan Pasar Baru telah diketahui penyebabnya.

ilustrasi bandara

5 Bandara Masih Ditutup Gegara Abu Anak Krakatau, 1 Sudah Kembali Buka! Ini Daftarnya

Bandara Husein Sastranegara, Bandung, masih belum bisa melayani penerbangan pada Senin, 7 September 2026. Bandara tersebut masih berstatus closed akibat abu vulkanik.

img_title

VIVA.co.id

7 September 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |