VIVA – Perubahan jadwal makan dan ibadah selama bulan Ramadhan kerap membuat jam tidur menjadi tidak teratur. Waktu sahur yang lebih awal, ditambah kebiasaan menunggu waktu berbuka dan salat tarawih di malam hari, membuat banyak orang tidur lebih larut dan bangun lebih pagi dari biasanya.
Akibatnya, tidak sedikit yang mengeluhkan tubuh terasa lemas, sulit fokus saat bekerja, hingga mengantuk sepanjang hari.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Jika tidak diatur dengan baik, pola tidur yang berantakan selama Ramadhan bisa berdampak pada produktivitas dan kesehatan secara keseluruhan. Scroll untuk info lebih lanjut...
Cara Mengatasi Jam Tidur Berantakan Selama Ramadhan
1. Atur Ulang Jadwal Tidur Lebih Awal
Cobalah tidur 30–60 menit lebih awal dari biasanya. Jika biasanya tidur pukul 23.30, usahakan masuk waktu istirahat maksimal pukul 22.30. Hal ini membantu mencukupi kebutuhan tidur meski harus bangun lebih dini untuk sahur.
2. Manfaatkan Power Nap
Tidur singkat selama 15–30 menit di siang hari dapat membantu memulihkan energi dan meningkatkan konsentrasi. Hindari tidur terlalu lama karena justru bisa membuat tubuh semakin lemas.
3. Hindari Kafein Berlebihan
Minuman berkafein seperti kopi atau teh memang membantu menahan kantuk, tetapi jika dikonsumsi berlebihan saat berbuka atau setelah tarawih, bisa membuat sulit tidur di malam hari. Batasi konsumsi kafein maksimal hingga beberapa jam sebelum waktu tidur.
4. Ciptakan Rutinitas Malam yang Konsisten
Tubuh menyukai ritme yang stabil. Biasakan memiliki rutinitas sebelum tidur, seperti mengurangi penggunaan gawai, mematikan lampu lebih redup, atau membaca buku ringan agar tubuh mengenali sinyal waktu istirahat.
5. Perhatikan Asupan saat Berbuka
Hindari makan berlebihan atau terlalu banyak makanan berlemak saat berbuka karena dapat menyebabkan perut terasa penuh dan tidak nyaman saat tidur. Pilih makanan bergizi seimbang agar tubuh tetap bertenaga tanpa mengganggu kualitas istirahat.
6. Tetap Aktif dengan Olahraga Ringan
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Olahraga ringan seperti berjalan santai menjelang berbuka atau setelah tarawih dapat membantu tubuh lebih rileks dan meningkatkan kualitas tidur. Namun, hindari olahraga berat terlalu dekat dengan waktu tidur.
7. Jaga Konsistensi di Akhir Pekan
Halaman Selanjutnya
Sering kali pola tidur kembali kacau saat akhir pekan karena begadang lebih lama. Usahakan tetap menjaga jadwal tidur yang relatif sama agar ritme sirkadian tubuh tidak terganggu.

2 weeks ago
11











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
