Mulheim, VIVA – Ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti tampil meyakinkan untuk melaju ke babak perempat final German Open 2026. Pasangan yang akrab disapa Tiwi/Fadia itu sukses menyingkirkan unggulan kedua asal Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun, lewat kemenangan dua gim langsung 21-13, 21-14.
Bertanding di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr, Jerman, Kamis 26 Februari 2026, Tiwi/Fadia sempat menghadapi tekanan di awal laga. Mereka tertinggal cukup jauh karena mengikuti pola permainan reli panjang yang menjadi kekuatan lawan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Amallia Cahaya Pratiwi mengungkapkan, perubahan strategi menjadi titik balik yang membawa mereka mengendalikan pertandingan.
“Di awal gim tadi kami sempat mengikuti pola permainan mereka yang banyak bermain reli panjang. Kami meladeni dengan pola yang sama dan sempat tertinggal cukup jauh. Setelah itu kami mencoba mengubah pola dengan memperlambat tempo permainan dan lebih mengatur ritme,” ujar Tiwi dalam keterangan yang dikutip PBSI.
Menurutnya, perubahan tempo membuat pasangan Taiwan kehilangan kenyamanan bermain dan mulai melakukan banyak kesalahan sendiri.
“Ternyata mereka kurang nyaman dengan perubahan tersebut dan mulai banyak melakukan kesalahan sendiri. Dari situ kami bisa lebih banyak mendapatkan poin. Secara keseluruhan, kunci kemenangan hari ini menurut saya adalah kepercayaan satu sama lain di lapangan,” lanjutnya.
Hal senada disampaikan Siti Fadia Silva Ramadhanti. Ia menilai komunikasi di lapangan, termasuk dengan pelatih, membantu mereka segera keluar dari tekanan di fase awal pertandingan.
“Kurang lebih sama seperti yang disampaikan Tiwi, di awal kami terlalu mengikuti pola permainan lawan. Setelah itu kami berkomunikasi lagi, termasuk dengan pelatih, untuk mengubah strategi dan tempo permainan,” kata Fadia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia menambahkan, pendekatan bermain yang lebih sabar dan tidak terburu-buru membuat mereka mampu menekan lawan serta mengontrol jalannya pertandingan setelah perubahan strategi dilakukan. Menurut Fadia, kunci kemenangan mereka adalah bermain lebih cerdas dengan memikirkan cara menekan permainan lawan di setiap poin.
Kemenangan ini memperpanjang langkah Tiwi/Fadia di turnamen level Super 300 tersebut sekaligus membuka peluang bagi Indonesia menambah wakil di fase empat besar. Penampilan solid dengan strategi matang menjadi modal penting menghadapi lawan yang lebih berat di babak berikutnya.
Apri/Lanny Tersingkir di German Open 2026, Sempat Unggul tapi Gagal Jaga Momentum
Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari tersingkir di German Open 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang. Sempat unggul di gim kedua, mereka gagal menjaga momentum.
VIVA.co.id
27 Februari 2026

1 week ago
7











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
