Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, guna menekan pelebaran selisih realisasi dengan target (shortfall) penerimaan pajak di tahun 2026 ini, pihaknya akan terus memperbaiki sistem Coretax Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Kementerian Keuangan memperkirakan, penerimaan pajak pada akhir tahun mencapai Rp 2.310,8 triliun, setara 98 persen dari pagu Rp 2.357,7 triliun. Artinya, terdapat selisih Rp 46,9 triliun dari target yang ditetapkan pada APBN 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Purbaya mengaku, pihaknya memang mengandalkan Coretax sebagai strategi untuk meningkatkan pendapatan pajak. Per semester I-2026, penerimaan pajak tercatat mencapai Rp 1.035,7 triliun, tumbuh 24,6 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 831,3 triliun.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Photo :
- [tangkapan layar]
Karenanya, Purbaya mengaku optimistis bahwa perbaikan kinerja itu akan turut ditopang oleh strategi reformasi perpajakan, termasuk pembenahan sistem Coretax.
“Coretax kami perbaiki lagi. Sudah bagus, tapi kemarin ada interface yang lambat lagi, kami perbaiki lagi. Terus kami akan monitor kinerja setiap kantor pajak,” kata Purbaya di DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.
Di sisi lain, Purbaya menegaskan akan bersikap lebih tegas terhadap pegawai DJP, terlebih bila ada yang melanggar kode etik maupun melakukan penyelewengan.
Karena menurutnya, pembenahan organisasi turut menjadi strategi untuk meningkatkan pendapatan negara.
Hingga sejauh ini, Purbaya meyakini sudah ada perbaikan di kalangan internal pegawai DJP. Namun, apabila masih ada pegawai yang bekerja kurang optimal, maka Purbaya pun membuka ruang untuk merumahkan karyawan yang bersangkutan.
“Sekarang saya juga boleh merumahkan orang. Saya akan merumahkan kalau mereka tidak kerja dengan bagus. Tapi, rata-rata sekarang sudah lebih baik,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di samping penerimaan pajak, pendapatan kepabeanan dan cukai diperkirakan mencapai Rp 320,6 triliun pada akhir tahun 2026, setara 95,4 persen dari pagu Rp 336 triliun.
Secara keseluruhan, pendapatan negara diperkirakan melampaui target APBN 2026, dengan proyeksi sebesar Rp 3.208,1 triliun atau 101,7 persen dari pagu Rp 3.153,6 triliun. (Ant).
Tumbuh 21,4 Persen, Purbaya: Pendapatan Negara Capai Rp 1.459,4 Triliun di Semester I-2026
Purbaya melaporkan, pendapatan negara tercatat mencapai sebesar Rp 1.459,4 triliun di semester I-2026, atau 46,3 persen dari target APBN 2026 sebesar Rp 3.153,6 triliun.
VIVA.co.id
7 Juli 2026

1 day ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
