VIVA – Kabar kurang menyenangkan datang bagi para gamer di Asia Tenggara. Sony resmi menaikkan harga sejumlah perangkat gaming andalannya, termasuk PlayStation 5 (PS5), PS5 Pro, hingga PlayStation Portal. Kebijakan ini mulai berlaku pada 1 Mei 2026 dan mencakup berbagai negara di kawasan, termasuk Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penyesuaian harga ini tidak hanya terjadi di satu wilayah, melainkan mencakup beberapa negara seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, hingga Korea Selatan.
Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan global Sony, setelah sebelumnya perusahaan juga menaikkan harga perangkat serupa di Amerika Serikat, Eropa, Jepang, dan wilayah lainnya.
Untuk pasar Indonesia, harga terbaru PS5 kini mencapai sekitar Rp11,39 juta untuk versi standar, sementara edisi digital berada di kisaran Rp9,99 juta. Selain itu, perangkat PlayStation Portal juga ikut naik menjadi sekitar Rp5,19 juta.
Kenaikan ini cukup signifikan dan langsung berdampak pada konsumen yang berencana membeli konsol generasi terbaru tersebut.
Sony menyebutkan bahwa keputusan ini diambil akibat tekanan ekonomi global yang masih berlanjut. Faktor seperti inflasi, nilai tukar mata uang, serta kondisi rantai pasok menjadi pertimbangan utama dalam penyesuaian harga.
Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa langkah ini diperlukan untuk menjaga kualitas produk dan layanan gaming yang mereka tawarkan.
Tak hanya model standar, PS5 Pro yang dikenal sebagai versi lebih canggih juga mengalami kenaikan harga di berbagai negara. Konsol ini sebelumnya sudah dikenal memiliki harga tinggi, sehingga kenaikan terbaru semakin menempatkannya sebagai perangkat premium di pasar gaming.
Kenaikan harga ini tentu menjadi tantangan bagi gamer, terutama di Asia Tenggara yang sensitif terhadap perubahan harga.
Beberapa pemain mungkin akan menunda pembelian atau beralih ke opsi lain, seperti PC gaming atau konsol generasi sebelumnya. Di sisi lain, kondisi ini juga bisa memengaruhi penjualan perangkat di beberapa wilayah.
Menariknya, kenaikan harga ini bukan pertama kali terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, harga konsol gaming memang mengalami penyesuaian berkali-kali, mengikuti dinamika ekonomi global.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hal ini menunjukkan bahwa industri gaming juga tidak lepas dari tekanan ekonomi dunia.
Halaman Selanjutnya
Kenaikan harga PS5, PS5 Pro, dan PlayStation Portal di Asia Tenggara menjadi sinyal bahwa pasar gaming sedang menghadapi perubahan besar.

1 hour ago
2



























