Jakarta, VIVA – Perkembangan industri kendaraan listrik dan perubahan peta manufaktur otomotif Indonesia menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif. Tiga topik tersebut masuk dalam daftar artikel terpopuler kali ini.
1. Subang Mulai Jadi Pusat Manufaktur Kendaraan Listrik
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Subang mulai menunjukkan perannya sebagai kawasan baru untuk industri kendaraan listrik di Indonesia. Sejumlah investasi dan fasilitas produksi yang berkembang di wilayah tersebut membuat Subang berpotensi menjadi salah satu pusat manufaktur otomotif nasional.
Perkembangan ini tidak hanya berkaitan dengan produksi mobil, tetapi juga dapat mendorong terbentuknya ekosistem pendukung kendaraan listrik. Kehadiran pabrik dan pemasok komponen di satu kawasan berpotensi memperkuat rantai pasok sekaligus membuka peluang industri baru di sekitar Subang. Baca selengkapnya.
2. Sudah Enak Jualan Mobil di RI, Merek China Bakal Diminta Bangun Pabrik Sendiri
Pabrik Handal Indonesia Motor
Photo :
- VIVA/Yunisa Herawati
Pertumbuhan merek China di pasar otomotif Indonesia mulai diikuti dorongan agar produsen tidak hanya mengandalkan aktivitas impor. Pemerintah melihat keberadaan pasar yang semakin besar sebagai peluang untuk mendorong investasi dan produksi kendaraan di dalam negeri.
Jika semakin banyak merek membangun fasilitas produksi lokal, dampaknya bisa meluas ke industri komponen dan tenaga kerja. Langkah tersebut juga dapat meningkatkan tingkat kandungan lokal kendaraan sekaligus membuat Indonesia semakin penting dalam strategi manufaktur produsen otomotif asal China. Baca selengkapnya.
3. Dari Sunter ke Subang, Ini Evolusi Pusat Manufaktur Otomotif Indonesia
Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat
Photo :
- VIVA/Yunisa Herawati
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pusat industri otomotif Indonesia terus mengalami perubahan seiring berkembangnya kebutuhan produksi dan investasi. Kawasan Sunter yang selama puluhan tahun menjadi salah satu basis manufaktur otomotif kini mulai mendapatkan pelengkap baru dengan munculnya kawasan industri seperti Subang.
Perpindahan dan perluasan pusat manufaktur tersebut menunjukkan perubahan arah industri otomotif nasional. Jika sebelumnya fokus produksi banyak terkonsentrasi di kawasan industri yang sudah lama berkembang, kini pengembangan kendaraan listrik dan teknologi baru ikut mendorong terbentuknya pusat manufaktur generasi berikutnya. Baca selengkapnya.
Sudah Enak Jualan Mobil di RI, Merek China Bakal Diminta Bangun Pabrik Sendiri
Merek China yang masih mengandalkan CKD di Indonesia mulai didorong pemerintah untuk membangun pabrik sendiri, mengikuti langkah BYD yang menanam investasi Rp16 triliun.
VIVA.co.id
4 September 2026

4 hours ago
1













