Trump Bangga Militer AS Seperti Bajak Laut, Iran: Pengakuan atas Blokade Kriminal

4 hours ago 2

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:14 WIB

VIVA –Kementerian Luar Negeri bereaksi terhadap pernyataan Presiden AS Donald Trump yang membual tentang Angkatan Laut AS yang bertindak "seperti bajak laut" dalam melakukan blokade angkatan laut ilegal Washington terhadap kapal dan pelabuhan Iran

"Presiden Amerika Serikat secara terbuka menggambarkan penyitaan kapal Iran yang melanggar hukum sebagai 'pembajakan,' dengan berani membual bahwa 'kami bertindak seperti bajak laut,'" tulis juru bicara Kemlu Iran, Esmaeil Baghaei dalam sebuah unggahan di X pada hari Sabtu, 2 Mei 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini bukan kesalahan verbal. Ini adalah pengakuan langsung dan memberatkan tentang sifat kriminal dari tindakan mereka terhadap navigasi maritim internasional," tambahnya. 

"Komunitas internasional, Negara Anggota PBB, dan Sekretaris Jenderal PBB harus dengan tegas menolak normalisasi pelanggaran hukum internasional yang terang-terangan tersebut." 

Trump memerintahkan blokade pada 13 April setelah mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu dalam serangan tanpa provokasi terhadap Iran. 

Setelah berakhirnya gencatan senjata, ia mengumumkan kelanjutan blokade yang melanggar ketentuan-ketentuannya. 

Blokade tersebut telah menyebabkan pasukan Amerika menyita beberapa kapal Iran beserta kargo, awak kapal, dan keluarga mereka. 

Pada hari Senin, Baghaei juga mengomentari tindakan tersebut, menyebutnya sebagai "legalisasi terang-terangan terhadap pembajakan dan perampokan bersenjata di laut lepas."

"Amerika Serikat harus bertanggung jawab penuh atas perilaku yang terang-terangan melanggar hukum ini, yang menyerang inti hukum internasional dan perdagangan bebas internasional, dan mengancam prinsip-prinsip dasar keamanan maritim," tambahnya. 

Sebagai balasan, Republik Islam Iran, yang telah memblokir Selat Hormuz yang strategis bagi musuh dan sekutu mereka sebagai tanggapan terhadap agresi tersebut, mulai memberlakukan kontrol yang jauh lebih ketat atas jalur air tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Teheran secara resmi memprotes blokade tersebut kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sambil menekankan bahwa mereka berhak untuk mengambil tindakan defensif yang semestinya sebagai pembalasan.

Presiden AS Donald Trump  mengatakan  Angkatan Laut AS bertindak "seperti bajak laut" -- menggambarkan penyitaan kapal-kapal Iran di Selat Hormuz sebagai "bisnis yang sangat menguntungkan," dalam pelaksanaaan blokade laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Halaman Selanjutnya

"Kami mengambil alih kapal, kami mengambil alih kargo, kami mengambil alih minyak. Ini bisnis yang sangat menguntungkan,"   kata Trump dalam pidatonya dalam sebuah acara di negara bagian Florida, Jumat, 1 Mei 2026, dilansir Reuters.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |