Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:23 WIB
Teheran, VIVA – Ketegangan geopolitik global melonjak tajam setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer gabungan ke Iran pada Sabtu waktu setempat. Ledakan dilaporkan mengguncang sejumlah wilayah di ibu kota Teheran, memicu ancaman balasan keras dari Teheran dan kekhawatiran dunia akan eskalasi konflik di Timur Tengah.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan operasi militer tersebut bertujuan menghilangkan ancaman langsung dari rezim Iran terhadap keamanan Amerika dan sekutunya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Belum lama ini militer AS memulai operasi tempur besar di Iran. Tujuan kami adalah melindungi rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman dari rezim Iran,” ujar Trump diktuip Al Jazeera.
Ia juga mengeluarkan pernyataan bernada keras terhadap kemampuan militer Iran. Trump mengklaim Washington akan menghancurkan persenjataan strategis Teheran hingga tuntas.
“Kami akan menghancurkan rudal mereka dan meratakan industri rudal mereka. Kami akan memusnahkan angkatan laut mereka. Kami akan memastikan proksi teroris di kawasan tidak lagi bisa mengguncang dunia,” katanya.
Trump kembali menegaskan bahwa AS dan Israel akan mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, menekankan bahwa Iran tidak akan pernah memiliki kemampuan tersebut.
Ledakan di Teheran dan Target Sensitif
Media Iran melaporkan sejumlah titik di Teheran terkena serangan rudal, termasuk kawasan dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Namun pejabat Iran menyebut Khamenei tidak berada di ibu kota dan telah dipindahkan ke lokasi aman.
Laporan lapangan juga menyebut gangguan komunikasi seluler terjadi di beberapa wilayah Teheran setelah serangan, menandakan intensitas operasi militer yang signifikan.
Sumber pejabat AS menyebut target serangan mencakup pusat komando strategis Iran. Bahkan, menurut laporan jurnalis di Washington, operasi tersebut diduga bertujuan melumpuhkan struktur kepemimpinan Iran.
“Dari yang dipahami sumber kami, serangan difokuskan pada area tempat pemimpin tertinggi Iran mungkin berlindung. Tujuannya jelas: memenggal kepala rezim dan melihat apa yang terjadi setelahnya,” kata sumber tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Iran Ancam Balasan “Menghancurkan”
Pemerintah Iran merespons cepat dengan ancaman pembalasan keras. Media pemerintah melaporkan Teheran tengah menyiapkan serangan balasan terhadap Israel.
Halaman Selanjutnya
Seorang pejabat Iran mengatakan negaranya bersiap melakukan pembalasan yang “menghancurkan”, sementara televisi pemerintah menyebut Iran akan “membalas dendam” dan memberikan “respons kuat”.

1 week ago
8











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
