Kamis, 30 April 2026 - 23:50 WIB
VIVA – Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Axios pada hari Rabu bahwa ia telah memberi tahu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Israel seharusnya hanya mengambil serangan militer yang terarah di Lebanon dan menghindari dimulainya kembali perang secara penuh.
Dalam pernyataan melalui telepon kepada Axios, Trump mengatakan: “Saya memberi tahu Netanyahu bahwa ia harus melaksanakan perintah itu dengan lebih hati-hati, bukan menghancurkan bangunan-bangunan itu.” Ia tidak bisa melakukan itu. Itu benar-benar mengerikan dan merusak citra Israel.”
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Presiden AS menekankan “kekagumannya terhadap Lebanon dan kepemimpinannya, dan keyakinannya pada kemampuan negara itu untuk bangkit kembali,” dan melanjutkan: “Iran telah menghancurkan Lebanon.” Agennya, Hizbullah, telah menghancurkan Lebanon.
Tentara Israel terus menduduki Lebanon selatan dan menghancurkan rumah-rumah yang diklaim digunakan oleh Hizbullah, yang pada gilirannya terus melancarkan serangan roket dan drone terhadap pasukan Israel di dalam Lebanon dan di desa-desa di seberang perbatasan.
Seorang pejabat Amerika mengatakan kepada Axios: “Hizbullah bukanlah pihak dalam gencatan senjata dan mencoba untuk menyabotasenya. Strateginya jelas: memprovokasi dan menyerang, kemudian menyalahkan Israel karena menggagalkan negosiasi dan mendiskreditkan pemerintah Lebanon.”
Pejabat itu menambahkan: “Kita tidak bisa mengharapkan Israel menanggung beban serangan sendirian. Ini bukan pemerintahan Biden.”
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, pejabat itu mengatakan pemerintahan Trump telah meminta Israel untuk “menahan diri” dan memberi ruang bagi proses diplomatik baru dengan Lebanon.
Meskipun AS telah memediasi gencatan senjata di Lebanon, perjanjian tersebut belum sepenuhnya diterapkan, dan para pejabat di Israel dan Lebanon khawatir akan runtuhnya perjanjian tersebut sebelum berakhir pada pertengahan Mei.
Menhan AS Hegseth Sewot saat Anggota DPR AS Pertanyakan Kondisi Mental Trump di Perang Iran
Menteri Pertahanan (Menhan) AS, Pete Hegseth terlibat perdebatan sengit dengan anggota parlemen dari Partai Demokrat yang mempertanyakan efektivitas perang Iran dan Trump
VIVA.co.id
30 April 2026

1 day ago
1



























