Mexico City, VIVA – Gelombang baru petarung Amerika Latin di panggung Ultimate Fighting Championship (UFC) kini semakin nyata. Jika satu dekade lalu kehadiran UFC di Meksiko masih dianggap sekadar ekspansi pasar, kini negara tersebut justru menjadi salah satu sumber talenta paling menjanjikan di dunia MMA.
Momentum kebangkitan itu sempat mencapai puncak ketika tiga bintang Meksiko, Brandon Moreno, Alexa Grasso, dan Yair Rodriguez, secara bersamaan memegang sabuk juara UFC. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa petarung Meksiko mampu bersaing dan menjadi elite global.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pembukaan UFC Performance Institute di Mexico City pada 2024 semakin memperkuat jalur pembinaan atlet di kawasan tersebut. Kini, saat Oktagon kembali ke Arena CDMX akhir pekan ini, perhatian tertuju pada tiga prospek muda yang disebut sebagai generasi penerus: David Martinez, Imanol Rodriguez, dan Santiago Luna.
David Martinez Melonjak ke Pintu Perebutan Gelar
Nama David Martinez melesat cepat di divisi bantamweight UFC sepanjang 2025. Lulusan Dana White’s Contender Series 2024 itu langsung mencuri perhatian lewat kemenangan TKO ronde pertama atas Saimon Oliveira di Mexico City. Debut tersebut langsung menempatkannya di radar publik tuan rumah.
Kesempatan besar datang ketika ia menerima panggilan mendadak untuk menggantikan lawan veteran Rob Font di ajang Noche UFC. Tantangan itu justru berbuah manis. Martinez menang angka mutlak di ketiga kartu juri dan langsung melesat ke jajaran 10 besar divisi 135 pon.
Kini ujian berikutnya menanti. Petarung 27 tahun berjuluk Doctor itu dijadwalkan menghadapi mantan penantang gelar Marlon Vera di laga co-main event UFC Mexico. Kemenangan akan membuka jalan Martinez menuju persaingan gelar di salah satu divisi terdalam UFC.
Imanol Rodriguez, Finisher Baru di Kelas Terbang
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di divisi flyweight, kehadiran Imanol Rodriguez menarik perhatian karena profilnya yang berbeda. Petarung 26 tahun ini dikenal memiliki daya pukul yang jarang ditemukan di kelas 125 pon. Hampir seluruh kemenangannya diraih lewat KO atau TKO.
Rodriguez sempat tersingkir tipis lewat split decision di semifinal The Ultimate Fighter musim 33 melawan Joseph Morales. Namun ia bangkit cepat. Hanya dalam waktu sedikit lebih dari dua menit di Contender Series, Rodriguez menumbangkan Roque Conceicao dengan KO keras yang langsung membuatnya dikontrak UFC.
Halaman Selanjutnya
Akhir pekan ini ia menjalani debut resmi melawan prospek Peru Kevin Borjas. Secara gaya bertarung, Rodriguez membawa ancaman konstan. Ia mampu mengubah arah pertarungan dalam sekejap dan menyelesaikan laga sebelum ronde ketiga, sesuatu yang sangat berharga di kelas terbang yang biasanya sarat volume pukulan.

2 weeks ago
9











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
