VIVA –PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut bahwa hingga saat ini korban meninggal akibat kecelakaan kereta api dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur tercatat ada 7 orang. Sementara itu 81 orang lainnya mengalami luka-luka dan telah dirawat di rumah sakit.
“Saya mengupdate jumlah korban kecelakaan kereta yang tadi malam. Meninggal dunia itu 7 orang. Luka-luka dan dirawat sebanyak 81 orang,” kata Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin dikutip dari saluran YouTube KOMPASTV, Selasa 28 April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu kata Bobby masih ada tiga orang yang terperangkap di dalam kereta yang masih belum dievakuasi. Dia juga menyebut bahwa evakuasi dilakukan dengan kehati-hatian.
“Ada masih terperangkap itu tiga orang, yang terperangkap di dalam kereta. Evakuasi ini terus terang cukup lama selama delapan jam dan kita lakukan hati-hati sekali sangat hati-hati sekali,” sambung dia.
Bobby juga menjelaskan bahwa kereta api jarak jauh Bromo Anggrek sudah dilakukan evakuasi. Saat ini seluruh rangkaian KA jarak jauh tersebut sudah berada di Stasiun Bekasi. Selanjutnya, pihak KAI akan melakukan evakuasi lokomotif dari ka jarak jauh tersebut.
“Evakuasi dari kereta dari Bromo Anggrek itu telah kita lakukan, jadi semua rangkaian sebanyak 12 gerbong kami sudah evakuasi ke stasiun Bekasi dan selanjutnya kami sudah siap melakukan evakuasi dari lokomotif yang ada pada kereta bromo anggrek tersebut. Kami berkoordinasi dengan basarnas untuk menimbang atau mempertimbangkan aspek-aspek kehati-hatian dari korban yang masih terperangkap di kereta,” kata dia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, wakil menteri perhubungan, Sutana menjelaskan bahwa nantinya pihak Kemenhub bersama dengan PT KAI dan Basarnas akan memberikan update terbaru terkait kasus kecelakaan ini setiap dua hingga tiga jam sekali.
“Sesuai janji kami akuntabilitas setiap 2-3 jam kami jajaran Kementerian Perhubungan bersama dengan teman-teman direktrur kereta api dan teman-teman kepala basarnas yang bertanggung jawab dalam rangka evakuasi dan pertolongan korban akan memberikan update laporan setiap 2-3 jam penanganan yang telah kita lakukan dan hasilnya apa serta rencana ke depannya seperti apa,” kata dia.
Halaman Selanjutnya
Sutana juga meminta doa kepada semua pihak agar proses evakuasi korban kecelakaan kereta bisa berjalan dengan lancar.

3 days ago
2



























