Jakarta, VIVA – Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan Dewhinta Anggary (DA), cucu dari seniman Betawi mendiang Mpok Nori.
Pelaku, yaitu RFTJ yang merupakan WNA Irak, diketahui sempat berniat mengakhiri hidupnya usai melakukan aksi keji tersebut, sebelum akhirnya melarikan diri ke sejumlah daerah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hal itu diungkapkan Panit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Polisi Fechy J Atupah saat menjawab pertanyaan awak media terkait pergerakan pelaku pascakejadian. Disebutkan, pelaku sempat berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran petugas.
"Jadi pada saat dia melarikan diri, setelah membunuh itu dia sempat keluar kota ke Bogor dan Sukabumi, berpindah-pindah. Pada saat di Sukabumi dia memang sempat mau bunuh diri, tapi diurungkan niatnya. Kemudian dia memilih untuk pergi ke Pulau Sumatera," katanya, dikutip Senin, 23 Maret 2026.
Tak hanya itu, pelaku disebut tidak memiliki tujuan pasti saat memutuskan menyeberang ke Pulau Sumatera. Ia bergerak secara acak demi menghilangkan jejak.
"Kalau Sumatera nggak ada kenalan, random," ujarnya.
Upaya pelarian tersebut diduga kuat sebagai strategi untuk menjauh dari lokasi kejadian perkara (TKP) sekaligus menyulitkan proses pengejaran aparat.
"Dia berusaha menjauh dari TKP," kata dia.
Sementara itu, terkait kemungkinan pelaku melarikan diri ke luar negeri, termasuk melalui jalur Batam, pihak kepolisian belum dapat memastikan. Semua kemungkinan masih terus didalami.
"Oh itu belum tahu, harus didalami lagi," ujarnya.
Begitu pula dengan isu yang menyebut pelaku berencana kembali ke negara asalnya di Irak. Hingga kini, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
"Kita perlu dalami lagi kalau terkait dia mau ke Irak lagi atau nggak," katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya diberitakan, kasus tragis yang menimpa Dewhinta Anggary, cucu dari seniman legendaris Betawi Mpok Nori, menghebohkan publik. Perempuan muda tersebut ditemukan tewas diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh mantan suaminya sendiri. Peristiwa ini terjadi di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, dan kini tengah dalam penanganan intensif pihak kepolisian.
Peristiwa memilukan itu pertama kali terungkap pada Sabtu 21 Maret 2026 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, ibu korban yang berinisial B mendatangi rumah kontrakan Dewhinta dengan tujuan membangunkannya untuk bersiap bekerja.
Halaman Selanjutnya
Namun, setibanya di lokasi, ia mendapati pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, menimbulkan kecurigaan.

8 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
